oleh

21 Tim Rescue Jajal Kemampuan di IFRC, Salah Satunya ERT PT Adaro Indonesia

BANTEN – Gong telah ditabuh. Pertanda kompetisi bertajuk 6Th Indonesia Fire Rescue Competition (IFRC) 2019, resmi dimulai. 21 tim peserta termasuk dari ERT PT Adaro Indonesia bakal unjuk kemampuan pada 8 nomor yang dilombakan.

Dalam sambutannya, mewakili Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Kepala Badan Pengembangan SDM Kementerian Perhubungan, Umiyatun Hayati Triastuti mengatakan pihaknya menyambut gembira pelaksanaan IFRC 2019.

Selain sebagai wadah saling meningkatkan kompetisi antar rescuer, juga menjadi medium edukasi masyarakat.

” Masyarakat bisa belajar dengan melihat tekhnik penyelamatan yang benar, dalam setiap nomor yang dilombakan,” ujarnya, di Lapangan Perwira, STPI, Curug, Banten, Sabtu (12/10/2019).

Umiyatun juga berpesan, peningkatan koordinasi dan komunikasi antar tim rescue, turut menjadi nilai tambah, dalam setiap penanganan bencana, terutama koordinasi yang dibangun antar instansi, seperti BASARNAS.

Hal senada turut diungkapkan Dirjen Minerba, pada Kementerian ESDM, Bambang Gatot Haryono. Dikatakannya kesiagaan tim rescue yang bernaung dibawah Kementrian ESDM menjadi perhatian tersendiri.

Pasalnya, Bambang menegaskan, setiap terjadi insiden, terutama yang berdampak fatal, ESDM akan menghentikan operasional perusahaan tersebut.

“Sampai investigasi selesai, dan ditemukan apa penyebabnya, serta bagaimana solusi yang ditawarkan,” tegasnya.

Diawali tetabuhan drumband STPI, yang mengiringi kemeriahan defile tim peserta, 21 tim selama sepekan penuh, bakal menjajal kemampuan dalam kompetisi terakbar antar rescuer se Indonesia, tak terkecuali ERT PT Adaro Indonesia. (metro7/relhum)