Desa Membangun Negeri
Minggu, 7 Feb 2021 21:34 WIB

Akademisi STAI Manduga Oknum Polisi dan Oknum ABK KARYA INDAH Memuluskan Bisnis Miras

Reporter :  La Ode Hizrat Kasim - Kab. Kepulauan Sula, Maluku Utara
Editor :  M Ali Nafiah Noor

KEPULAUANSULA, Metro7.co.id – Aktivis Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Babussalam Sula Maluku Utara, Tamsin Yoioga, sangat geram dengan adanya aktivitas bisnis minuman keras jenis cap tikus atau sopi di wilayah perairan Desa Fukweu, Kecamatan Sanana Utara Kabupaten Kepulauan Sula, Minggu (7/2/21).

Tamsin mengatakan, akivitas tersebut membuat masyarakat Desa Fukweu sangat resah denga tindakan yang dilakukan oleh oknum ABK KM KARYA INDAH. Mengapa tidak, pasalnya masyarakat setempat, khususnya Nelayan pada saat mencari ikan kerap kali menemukan perbuatan tak terpuji itu.

“Nelayan menyaksikan ada oknum ABK KM KARYA INDAH yang membuang paketan minuman keras berjenis captikus di perairan Desa Fukweu dari perairan Sanana menuju Falabisahaya, kemudian dijemput oleh orang yang tadak dikenal menggunakan dua sampai tiga fiber,” katanya.

Setelah itu, captikus yang di buang ke perairan Desa Fukweu di jemput dan dibawa ke Waitab (salah satu tempat di Desa Fukweu), serta diduga disimpan setelah itu di ambil kembali captikus tersebut pada larut malam secara diam-diam tanpa di ketahui warga setempat.

Halaman: 1 2 3

 
CLOSE
Lewat ke baris perkakas