Desa Membangun Negeri

Home / Desa Membangun Negeri / Lampung / Pesarawan

Selasa, 7 Juli 2020 - 22:22 WIB

Akses Jalan Ditutup, Puluhan Warga Kampung Ringgung Demo Kantor Bupati

Reporter : Magel Hen - Kab.Pesarawan, Lampung - Dibaca : 29 kali

 

PESAWARAN, metro7.co.id – Puluhan warga Kampung Ringgung, Desa Sidodadi, Kecamatan Teluk Pandan Kabupaten Pesawaran menggelar aksi demo di tiga tempat yaitu kantor Bupati, BPN dan kantor DPRD setempat terkait dengan ditutupnya akses jalan menuju kampung mereka, Selasa (7/7/2020)

Dalam orasinya masyarakat berharap kepada pemerintah daerah Kabupaten Pesawaran agar dapat membantu permasalahan penutupan jalan sehingga jalan tersebut dapat di buka kembali.

“Kami warga Kampung Ringgung Desa Sidodadi, Kecamatan Teluk Pandan hari ini melakukan aksi demo, meminta agar Pemkab Pesawaran dapat membantu supaya tidak ada lagi penutupan akses jalan menuju kampung kami yang sudah ditutup kurang lebih 4 bulan belakangan ini, dikarenakan jalan tersebut adalah akses jalan satu-satunya menuju desa kami,” katanya.

Sementara itu Sumarah selaku koordinator lapangan (korlap) yang juga Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Lipan Pesawaran mengatakan jalan Kampung Ringung Desa Sidodadi, Kecamatan Teluk Pandan Pesawaran, merupakan jalan kampung yang memang sudah sejak dahulu digunakan oleh masyarakat setempat untuk aktivitas dan keperluan menjual hasil bumi desa tersebut.

“Memang jalan kampung tersebut melewati tanah yang merupakan milik dari saudara Syamsu Rizal dan juga melewati tanah milik Rizal Admeidy, Fauzi AT, dan Helmi Ron, dan jalan tersebut merupakan jalan Raya Way Ratai menuju Dusun Ringung,” ujarnya

Dari hasil pertemuan dengan pihak Pemda Pesawaran, menurut Sumarah bahwa Pemkab Pesawaran menyikapi serta merespon aksi para pengunjuk rasa.

“Ya dari pihak pemkab sudah merespon, nanti hari Kamis mendatang, kesimpulannya. Tapi ketika nanti tidak ada respon, maka kami akan duduki dinas-dinas di pemda ini sampai kapan pun, sampai jalan itu terbuka,” ungkap Sumarah Ketua LSM LIPAN.

Sementara itu salah satu warga setempat juga sangat mengharapkan jalan tersebut segera dibuka kembali.

“Saya mengharapkan agar jalan yang menuju kampung kami segera di buka kembali. Karena jalan itu jalan satu-satunya untuk lewat kami para warga desa Sidodadi dan sekitarnya, dan semenjak jalan tersebut di tutup kami para warga tidak bisa berjualan atau usaha, sedang kan mayoritas warga desa ini mata pencahariannya berdagang hasil bumi dan sayuran,” ujar Eka (30) salah seorang warga yang ikut dalam aksi demo tersebut. ***

Share :