Desa Membangun Negeri
Rabu, 21 Jul 2021 17:50 WIB

Aktivis Semarang Tolak Vaksin Berbayar

Reporter :  Saerozim - Kab. Kendal, Jawa Tengah
Editor :  M Ali Nafiah Noor

SEMARANG, metro7.co.id – Program vaksin gotong royong berbayar bagi warga mengundang pro dan kontra di kalangan masyarakat. Tak jarang pula menolak dengan keputusan vaksin yang diperjual belikan itu.

Salahsatunya penolakan datang dari aktivis yang tergabung dalam Lembaga Cegah Kejahatan Indonesia (LCKI).

Doni Sahroni. SH, Ketua Lembaga Cegah Kejahatan Indonesia (LCKI) menegaskan pihaknya sangat sangat tidak setuju adanya vaksinasi berbayar.

“Ini sangat tidak rasional. Tidak memiliki rasa sensitivitas sama sekali terhadap situasi dan kondisi rakyat kecil saat ini,” kata Doni Sahroni pada wartawan di Semarang Jawa Tengah, Rabu (21/7/2021).

Menurutnya, situasi rakyat saat ini sedang susah dan sangat terdampak dari adanya kebijakan pemerintah PPKM Darurat.

“Maka kebijakan vaksinasi berbayar sesungguhnya sangat kontra produktif dengan program pemerintah itu sendiri, dimana selalu mendengungkan bahwa rakyat agar segera divaksin (gratis) dalam hal melawan pendemi covid 19 ini,” ujarnya.

Pengurus Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Pemuda Pancasila Kota Semarang itu jadi teringat akan teori dagang, ketika barang itu sudah menjadi kebutuhan yang penting, maka berapapun orang akan membeli nya.

Halaman: 1 2 3

 
CLOSE
block id 11401 site metro7.co.id1 - PC 800x220px 4x1_ Mob 414x400px 2x2
Lewat ke baris perkakas