Desa Membangun Negeri
Minggu, 4 Apr 2021 23:13 WIB

Antisipasi Mafia Tanah, Yasaro Gulo Pasang Plang di Kebun

Reporter :  Regueli Gulo - Kab.Nias Barat, Sumatera Utara
Editor :  M Khairil Ismitullah

 

NIAS BARAT, metro7.co.id – Salah seorang warga Desa Lasarabagawu Kecamatan Mandrehe Barat Kabupaten Nias Barat memasang plang bertulisan “Dilarang masuk di kebun setieli Gulo (Almarhum) Ahli waris Yasaro Gulo” plang itu bertulisan tintah merah, Sabtu (03/04/2021).

Yasaro Gulo memasang sebuah plang bertulisan larangan masuk di tanah miliknya bertujuan untuk mengantisipasi mafia tanah yang ingin merebut tanah warisan orang tua kepadanya.

Ia lakukan hal ini karena ia tidak mau jika kebun warisan orang tuanya dikelebui oleh orang lain atau orang orang yang suka merebut kebun mereka tanpa sepengetahuannya.

Kebun tersebut merupakan salah satu mata pencaharian mereka untuk mencukupi kebutuhan sehari hari, dan kebun itu telah di wariskan kepadanya selaku anak sulung oleh orang tuanya Setieli Gulo (Almarhum) semasih bersamanya.

Pada penjelasan Yasaro Gulo tertera bahwa tanah itu milik ayahnya sendiri, yang telah di wariskan kepadanya dan kebun itu sampai sekarang dia yang telah menjaga serta merawat dan mengusahakan.

Ahli waris atas nama Yasaro Gulo kepada wartawan menyampaikan, kebun ini milik ayahnya sendiri dan telah dia wariskan kepadanya sebagai anak pertama.

Halaman: 1 2

 
CLOSE
Lewat ke baris perkakas