oleh

Awal 2020 Sudah 16 Kasus DBD di Tanah Bumbu, Masyarakat Diimbau Bersihkan Lingkungan

TANAH BUMBU – Meningkatnya kasus penyakit demam berdarah (DBD) sepanjang bulan Januari yang mencapai 16 Kasus membuat Dinas Kesehatan Kabupaten Tanah Bumbu segera mengambil langkah untuk mengatasi hal ini.

Langkah pertama yang diambil Dinas Kesehatan Kabupaten Tanah Bumbu adalah dengan melakukan kewaspadaan dini. Dinas Kesehatan melalui tenaga puskesmas melakukan pemantauan terhadap peningkatan kasus DBD di wilayah masing-masing sebagai dampak dari masuknya musim penghujan.

Langkah Kedua, Dinas Kesehatan melakukan penyelidikan epidemiologi dengan cara mencari kasus pada masyarakat yang diduga terkena penyakit DBD.

Hal ini dilakukan guna segera menolong pasien yang diduga terkena DBD dengan cara membawa pasien ke rumah sakit.

Langkah ketiga, menggalakan kembali gerakan 3M plus guna memberantas sarang nyamuk Aedes Aegypt

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tanah Bumbu, H Setia Budi mengungkapkan pihaknya langsung melakukan penanganan dini pencegahan untuk menekan bertambahnya angka DBD.

“Angka pasien DBD bulan januari memang cukup tinggi yaitu sebanyak 16 kasus, yang telah dinyatakan positif ada dua orang, oleh sebab itu, kita segera melakukan penanganan dan pencegahan guna menekan angka pasien DBD,” ungkapnya

Selain itu, Dinas Kesehatan menghimbau kepada seluruh masyarakat dan aparatur pemerintah untuk menggelar kerja bakti guna membersihkan lingkungan sekitar.

” Kebersihan lingkungan menjadi faktor terpenting untuk mencegah penyakit DBD, gerakan 3M plus harus kita galakan untuk membasmi sarang nyamuk Aedes Aegypt. Oleh sebab itu, kita berharap para camat, lurah dan kepala desa bisa menggerakkan masyarakat untuk melakukan kerja bakti sosial membersihkan lingkungan sekitar,” pintanya. (metro7/khairil)