Desa Membangun Negeri
Senin, 10 Agu 2020 15:41 WIB

Bahrita Berharap Punya Kaki Palsu

Reporter :  Koran Metro7

TANJUNG, metro7.co.id – Kejadian getir yang dialami Bahrita (57) membuat sesi kehidupannya selanjutnya berubah. Warga Panaan Kecamatan Bintang Ara, Kabupaten Tabalong, Kalsel ini tertabrak kelotok yang membuatnya kaki kirinya remuk tahun 2012 silam. Kakinya terpaksa diamputasi sebatas pangkal paha, tapi aktivitas rutin tetap harus dilakukan.

“Walau tanpa kaki, saya mesti tetap masak, mencuci bahkan manjat tangga buat menjemur pakaian. Aktivitas rutin saya di rumah tetap saya lakukan,” ujar Bahrita ditemui di kediamannya, Desa Panaan, Minggu (9/8) kemarin.

Bahrita tinggal di sebuah rumah kecil dengan suaminya. Ketika ditemui di kediamannya, suaminya bersiap mencari penghidupan sebagai pekerja lepas. Jika sedang pergi, suaminya baru pulang sebulan kemudian. Paling cepat kembali dua Minggu.

“Suami saya pencari kayu di Sungai Merah, daerah hulu dari Panaan ini. Jika sungai sedang surut begini perjalanan menggunakan kelotok paling cepat lima hari baru sampai tujuan. Tapi jika air sungai lagi pasang, bisa ditempuh tiga hari,” jelas Barita.

Hari yang sama, Bahrita menerima Komunitas Sayangi Sesama (KS2) Tabalong di rumahnya. KS2 yang saat itu menggelar sedekah energi juga sempat melakukan terapi buat Bahrita dan tetangganya yang mengalami syaraf terjepit.

Halaman: 1 2

CLOSE