Desa Membangun Negeri

Home / Batu Licin (Tanah Bumbu) / Berita Utama

Minggu, 12 Juli 2020 - 15:12 WIB

Banjir Melanda Tanah Bumbu, Warga Mulai Mengungsi

Reporter : M Khairil Ansyari - Kab.Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan - Dibaca : 1.371 kali

 

BATULICIN, metro7.co.id – Banjir melanda di beberapa Desa di Kabupaten Tanah Bumbu akibat luapan air sungai. Banjir ini tak lepas dari hujan intensitas sedang dan intensitas deras yang mengguyur sejak beberapa hari lalu.

Hujan deras yang terjadi sejak Sabtu (11/7) pagi menyebabkan banjir di Kecamatan Sungai Loban dan di Kecamatan Satui, Kabupaten Tanah Bumbu, Provinsi Kalimantan Selatan, minggu pagi.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tanah Bumbu, Eryanto Rais, mengatakan air mulai masuk ke permukiman warga sejak pukul 08.00 Wita dan menimbulkan genangan setinggi sampai 50 cm.

Baca Juga :
Tak Izin Bawa Sajam, Pria Desa Bangkal di Razia Tim Buser Polres HST

Banjir berdampak pada puluhan rumah warga dengan perincian 40 rumah warga di jalan mutiara RT.23, 30 rumah warga di RT.03 serta 25 warga desa mahligai bulan RT.07 Desa Sungai Danau Kecamatan Satui.

“Babinsa bersama BPBD Tanah Bumbu sudah ada di lokasi untuk membantu masyarakat. Sedangkan pihak terkait Dinas Sosial, Polsek juga sudah berada di tempat memantau situasi perkembangan banjir,” kata Eryanto Rais, Minggu (12/7/2020) saat di hubungi metro7.co.id via Whatsapp

Eryanto Rais kembali mengatakan dan menghimbau warga untuk di Kecamatan Sungai Loban tepatnya di Desa Sebamban Lama RT.04 air mulai naik dan mengakibatkan warga mulai mengungsi.

Baca Juga :
Diincar Polisi, Pemain Sabu Desa Kapar Dibekuk

“Untuk masyarakat yang berada di sekitar bantaran sungai agar selalu waspada, karena air mulai naik,” ujarnya.

Menurut warga Desa Sungai Danau, Eno, air dengan cepat masuk ke rumah warga dan memaksa sebagian warga mengungsi ke area yang lebih tinggi.

“Keluarga saya yang tinggal di seberang jalan saat ini mengungsi ke rumah kami, karena di area ini satu-satunya yang airnya belum masuk karena tempatnya lebih tinggi,” kata Eno. ***

Share :