Desa Membangun Negeri

Home / Covid-19 / Lintas Nasional

Jumat, 22 Mei 2020 - 21:59 WIB

Bantuan Warga Desa Karang Anyar Gedong Tataan Dinilai Ada yang Tidak Tepat Sasaran

Reporter : Koran Metro7 - Dibaca : 27 kali

PASAWARAN – Warga Desa Karang Anyar Gedong Tataan Kabupaten Pesawaran mengaku kecewa kepada pemerintah desa nya karena merasa bantuan yang diberikan kepada beberapa warga dinilai tidak tepat sasaran.

Kepada metro7.co.id (22/05/2020) warga yang enggan disebutkan namanya ini mengatakan ada beberapa warga yang dinilai mampu tapi menjadi penerima bantuan.

“Saya udah liat data yang nerima BLT dari aparat desa, ada yang mampu tapi kok dikasih BLT kan aneh padahal katanya ini buat orang miskin,” terangnya.

Ia berharap kepada pemerintah agar dapat lebih teliti dan benar-benar memperhatikan kelayakan para penerima BLT supaya dana tersebut bisa sampai kepada masyarakat yang benar-benar layak menerimanya.

“Maunya data yang udah ada diperbaiki lagi dan diganti kalau yang bukan orang miskin ngapain dikasih digantiin aja sama yang beneran miskin,” imbuhnya.

Mengutip dari laman Kemenkeu RI Pemerintah memberikan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Desa untuk menjaga daya beli masyarakat miskin di perdesaan yang terdampak situasi Virus corona (Covid-19).

Syarat penerimanya adalah keluarga miskin yang bukan termasuk penerima Program Keluarga Harapan (PKH), tidak memperoleh Kartu Sembako dan Kartu Prakerja.

Pendataan calon penerima BLT Desa nempertimbangkan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) dari Kementerian Sosial.

Ketentuan mengenai mekanisme pendataan, penetapan data penerima manfaat, dan pelaksanaan pemberian BLT Desa dilakukan sesuai ketentuan Menteri Desa PDTT.

Besaran BLT adalah Rp600.000/bulan/ Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang diberikan selama 3 bulan, yaitu April hingga Juni 2020. (metro7/magelhen)

Share :