Desa Membangun Negeri
Kamis, 10 Sep 2020 09:30 WIB

Bekasi Siapkan Perda Pekat, Utamakan Pencegahan dan Pembinaa

Reporter :  Warja Mustofa - Kab.Bekasi, Jawa Barat
Editor :  Zulfahmi Dhamiri

BEKASI,metro7.co.id – Komisi IV DPRD Kabupaten Bekasi menggelar rapat Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang penyakit masyarakat, Rabu (09/09/20)

Rapat di gelar bersama Panitia Khusus (Pansus), Dinas Sosial, Badan Narkotika Kabupaten, Majelis Ulama Indonesia ,Pol PP, Lembaga Anti Narkoba dan beberapa Organisasi Masyarakat Islam Kabupaten Bekasi.

Ketua Pansus IV DPRD Kabupaten Bekasi, Hendra Cipta Dinata mengatakan
masyarakat di Kabupaten Bekasi ada sekitar 3,7 juta penduduk dan 10 kawasan industri terbesar di Asia dengan 7 ribu pabrik.

“Tentu banyaknya penduduk yang memiliki latar belakang yang berbeda dan tidak menutup kemungkinan banyak akibat yang ditimbulkan, seperti penyakit masyarakat ,” kata Hendra

Pengertian penyakit masyarakat, terang Hendra yaitu segala bentuk perbuatan atau tindakan atau perilaku yang tidak menyenangkan dan meresahkan masyarakat atau melanggar nilai-nilai ajaran agama dan nilai-nilai norma susila.

“Yang dapat dikategorikan penyakit masyarakat seperti pelacuran, dan penyimpangan seksual. Kemudian Waria yang menjajakan diri, minuman beralkohol atau miras, gelandangan atau pengemis, anak jalanan, serta kegiatan yang dilarang pada bulan Ramadhan,” ungkapnya.

Halaman: 1 2 3