oleh

Bernilai Sejarah, Makam Ratu Intan Belum Masuk Cagar Budaya

-Kotabaru-220 views

KOTABARU – Kotabaru ternyata banyak memiliki warisan budaya religi.

Salah situs besejarah saat ini ramai digandrungi peziarah adalah makam Ratu Intan.

Makam ini terletak di Desa Bepara, Kecamatan Pamukan Utara, Kotabaru.

“Letaknya sekitar 30 menit perjalan melalui sungai dari Desa Bakau,” ujar Roby warga Bakau kepada metro7, Sabtu tadi.

Setelah berziarah ke makam tersebut aktivis buruh ini tertarik untuk mengangkat peninggalan sejarah religi ini agar menjadi warisan cagar budaya.

“Pengunjung ada dari berbagai Kecamatan, Bungkukan, Cantung, Banjarbaru dan ada yang dari luar daerah seperti Grogot,” kata Roby.

Roby sebagai putra daerah merasa punya tanggung jawab untuk menggangkat warisan ini.

Caleg terpilih ini mengupayakan nanti kedepannya bisa berkordinasi dengan pihak dinas pariwisata atau yang lainnya agar mendapat perhatian.

“Saat ini saya tidak bisa berbuat banyak karena tidak punya kewenangan, yang jelas koordinasi dengan dinas terkait akan ada, mungkin dana reses nanti bisa juga digunakan untuk pemugaran jalan atau pagar dan lainnya, ” tukas Roby.

Sekedar tambahan, dikutip dari laman Wikipedia, Ratu Intan adalah penguasa Negeri Tjantoeng (Cantung) dan Batoe Litjin (Batulicin) pada masa 1780 – 1800.

Dia adalah Putri tuggal pasangan dari Daeng Malewa (Pangeran Dipati) dengan Ratu Mas. (metro7/syn).