Home / Covid-19 / Info Ibu Kota / Jakarta

Selasa, 7 Juli 2020 - 20:57 WIB

Bioskop dan Event Outdoor di Jakarta Diizinkan Beroperasi Kembali

Reporter : S Ramdani - Jakarta Pusat - Dibaca : 17 kali

 

JAKARTA, metro7.co.id – Pemerintah provinsi DKI Jakarta mengizinkan bioskop dan event outdoor beroperasi kembali mulai 6 Juli 2020. Keputusan tersebut tertuang dalam Surat Keputusan Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif DKI Jakarta Nomor 140 Tahun 2020.

Dalam SK tersebut, sektor hiburan dan rekreasi yang terdiri dari pemutaran film (bioskop), produksi film, dan penyelenggaraan pertunjukan atau nobar di ruang terbuka boleh beroperasi pada 6-16 Juli 2020.

Pemprov DKI juga mengizinkan pelaksanaan pertemuan atau kegiatan secara outdoor dan indoor pada periode tersebut.

Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) DKI Jakarta Cucu Ahmad Kurnia mengatakan kebijakan pelonggaran tersebut tetap harus menerapkan protokol pencegahan covid-19. Seperti mewajibkan karyawan dan pengunjung untuk menggunakan masker, menjaga jarak aman, membatasi jumlah pengunjung, dan menyediakan fasilitas cuci tangan di area bioskop.

“Jarak antar kursi penonton diatur berselang-seling satu kursi, yakni kursi yang terisi akan diselingi dengan satu kursi kosong,” ujar Cucu, Selasa (7/7/2020).

Cucu juga meminta agar pengunjung bioskop bisa membeli tiket secara online.

“Disarankan pembelian (tiket) secara online atau pembayaran dilakukan secara non-tunai atau cashless,” kata Cucu.

Sebelumnya, selama PSBB transisi, tempat hiburan maupun pusat perbelanjaan di Jakarta sudah kembali dibuka secara bertahap. Namun, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sebelumnya sempat menegaskan pembukaan kembali bioskop belum akan dilakukan dalam waktu dekat.

Terkait hal itu, Cucu menyebut, pihaknya juga masih mengevaluasi PSBB transisi yang sudah berjalan sejak awal bulan Juni ini. Dari evaluasi tersebut akan diputuskan untuk tetap menutup atau membuka bioskop.

“Ya kita lihat (PSBB transisi) fase satu. Ini kan fase dua ini tidak berarti ini tambah dilonggarkan, ke depan bisa jadi tetap bisa jadi diperketat,” ujarnya. ***

Share :