Desa Membangun Negeri
Rabu, 28 Apr 2021 16:01 WIB

BP3K-RI Bersama Tim Kuasa Hukum Aditya Ajukan Gugatan Praperadilan ke PN Bengkayang

Reporter :  Marwandi - Korwil Kalimantan Barat
Editor :  M Ali Nafiah Noor

BENGKAYANG, metro7.co.id – Badan Pengawas Penyelidikan & Pemberantasan Korupsi Republik Indonesia (BP3K-RI) bersama Tim kuasa hukum Aditya telah mendaftarkan permohonan gugatan praperadilan terkait “Tidak Sahnya Penahanan”, yang diajukan ke Pengadilan Negeri Bengkayang , Senin (26/4/2021).

Penasehat Hukum Aditya, Ryan Lucky Purba bersama Ketua BP3K-RI Uzuan Fajarudin Marpaung SE SH MH dan Tim Advokasi BP3K-RI mengatakan pihaknya telah mendaftarkan gugatan praperadilan atas nama Aditya tersangka kasus dugaan Tidak Pidana Korupsi.

Penasehat hukum menyebutkan gugatan praperadilan yang mereka daftarkan, Atas Nama Aditya yang sudah terdaftar dengan nomor Register 1/Pid.Pra/2021/PN.BEK.

Adapun pihak termohon dalam gugatan praperadilan ini adalah Kejaksaan Negeri Bengkayang, papar Kuasa hukum aditya.

Terkait isi permohonan praperadilan meminta hakim pengadilan menyatakan tidak sah atas perpanjangan penahan.

“Yang kita permasalahkan perpanjangan penahanan ke 2 (40 hari),” ungkap Tim Kuasa Hukum.

Menurut Tim Kuasa Hukum, bahwa setelah dua puluh hari di tahan ternyata penahanan dilanjutkan sebagai mana dimaksud dalam pasal 24 ayat 2 KUHP yaitu selama 40 hari tanpa memberi surat perintah penahanan lanjutan kepada pemohon, terlebih lagi kepada keluarga pemohon yang juga tidak pernah menerima surat tembusan/turunan surat perintah penahanan lanjutan selama 40 hari tersebut.

Halaman: 1 2

 
CLOSE
block id 11401 site metro7.co.id1 - PC 800x220px 4x1_ Mob 414x400px 2x2
Lewat ke baris perkakas