Desa Membangun Negeri
Selasa, 9 Mar 2021 14:45 WIB

Cegah Konflik Kebahasaan, Kotabaru Gelar Diskusi Terpumpun

Reporter :  Ahmad Rajulani Husayin - Kotabaru Kalimantan Selatan
Editor :  M Khairil Ismitullah

KOTABARU, metro7.co.id – Diskusi kelompok terpumpun digelar Dinas Komunikasi dan Informasi Kabupaten Kotabaru, bersama Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Selatan.

Pelaksana harian (Plh) Bupati Kotabaru H Said Akhmad membuka secara resmi diskusi resolusi konflik kebahasaan, yang berlangsung di Operation Room (Oproom), Setda, Selasa (9/3/).

Diskusi dihadiri Plh Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Selatan, Mangara Siagian, perwakilan Polres, Diskominfo, LSM, Aktivis, Advokat dan lainnya.

Plh Bupati Kotabaru, H Said Akhmad, mengatakan persoalan bahasa merupakan salah satu dampak buruk yang bisa menimbulkan konflik sosial.

Menurutnya munculnya persoalan kebahasaan tidak terjadi dengan sendirinya dan tidak sesederhana yang dibayangkan.

Banyak faktor, kata Said yang menyebabkan munculnya konflik kebahasaan salah satunya adalah dari kehadiran jejaring sosial.

“Satu sisi media sosial menjadi tempat berinteraksi, bersilaturahmi dan berkomunikasi bagi masyarakat di dunia maya. Namun tidak jarang juga disalahgunakan sebagai tempat untuk menyebar berita bohong (hoax), ujaran kebencian, pencemaran nama baik dan lainnya yang dapat menimbulkan perpecahan,” katanya.

Melalui diskusi kelompok ini, ucap Said, dengan harapan dapat menangkal atau mananggulangi konflik kebahasaan yang dapat terjadi di masyarakat, khususnya yang berasal dari media sosial.

Halaman: 1 2

 
CLOSE
Lewat ke baris perkakas