Desa Membangun Negeri
Sabtu, 26 Sep 2020 16:45 WIB

Chat Ingin Singkirkan BPD, Kades di Tuban Minta Maaf

Reporter :  M. Yasin Yusuf - Kab. Tuban, Jawa Timur

TUBAN, metro7.co.id – Tangkapan layar (screenshoot) percakapan di grup WhatsApp terkait pernyataan salah satu Kepala Desa (Kades) di Kecamatan Soko, Kabupaten Tuban, yang beredar di media sosial, membuat geram anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) se Kabupaten Tuban, Jumat (25/9/2020) malam.

Pasalnya komentar yang diduga bernada propokatif berasal dari grup Persatuan Aparatur Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (PAPDESI) Kecamatan Soko, Kabupaten Tuban, yang notabene adalah perkumpulan Kepala Desa dan merupakan mitra kerja BPD di desa.

Dari penelusuran metro7.co.id, screenshoot percakapan itu ditulis oleh nomor Whatssap +6282234768779 pada pukul 15.33 WIB.

“Siap pak ketua, nek wes kita kompak karo PPDI semakin mudah kita untuk menyingkirkan BPD yang ruwet ruwet itu,” tulis akun tersebut dengan emoticon tertawa.

Screenshoot percakapan tersebut kemudian diunggah oleh anggota BPD di grub WhatsApp Asosiasi BPD Kabupaten Tuban. Reaksi keras dan kecaman dari beberapa anggota BPD pun memenuhi komentar di grup.

Menanggapi screenshoot percakapan salah satu Kades tersebut, Budiono, Sekretaris Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (ABPEDNAS) Kabupaten Tuban, menyayangkan kejadian itu. Ia juga menuntut agar Kades meminta maaf kepada anggota BPD yang dimaksud.

Halaman: 1 2 3

CLOSE