SIDOARJO, metro7.co.id – Saat Masa Pandemi Coronavirus Disease (Covid-19) belum juga selesai. Sehingga sangat berdampak pada perekonomian masyarakat, dan Pendidikan, khususnya di Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur. Rabu (29/7/2020).

Dampak Covid ini juga telah dialami oleh pelajar asal Sidoarjo tersebut, bersama adiknya yang telah membantu ibunya dalam berjualan nasi bungkus di pinggir jalan raya.

Hal tersebut dilakukan oleh Sofi dengan adiknya Tri Wahyu, yang masa pandemi Covid telah membantu orangtuanya berjualan nasi bungkus di wilayah Deltasari Kecamatan Waru, karena ingin hasil yang lebih.

Pasalnya, dengan hasil lebih dari jualan tersebut, kedua pelajar itu juga mengaku untuk keperluan beli pulsa maupun paket data untuk HP.

Begitu tinggi semangat yang ditunjukkan kedua pelajar tersebut, sehingga pelajar yang duduk di kelas VIII MTs Darum Ulum dan adiknya yang SD kelas 1, tetap berjualan nasi bungkus untuk membantu ibunya.

Saat ditemui di lokasi, Sofi mengaku bahwa pulsa handphone tersebut digunakan untuk mengikuti pelajaran sekolah yang saat ini menggunakan sistem Daring. Dirinya juga saat ini hanya mempunyai satu handphone yang harus dipakai secara gantian dengan adiknya.

“Belajar dengan daring ini diwajibkan oleh sekolah om!,” celetuk Sofi.

Lanjut Sofi, mengatakan bahwa bila saya dan adik tidak membantu ibu berjualan nasi, siapa yang akan belikan pulsa paketan buat sekolah daring.

Selain itu, ia dan adik juga ingin meringankan beban ibu sejak sepeninggal ayah dua tahun yang lalu.

“Setiap hari mulai jam 07.30 pagi hingga jam 10.00 Wib, saya bawa 50 bungkus nasi untuk dijual”, terangnya.

Sementara itu Ibnu, pembeli nasi bungkus Sofi mengatakan, bahwa hampir setiap hari kami membeli nasi bungkus yang dijual dua pelajar tersebut mas.

“Nasinya murah hanya Rp 6 ribu per bungkus. Apalagi isinya juga lumayan banyak. Sehingga walaupun kelihatan sederhana, tapi saat dimakan juga sangat mengenyangkan,” tuturnya. ***