oleh

CSR Pendidikan PT Pama, Dua Sekolah Barsel Dikasih Laptop

BONTOK – Program CSR bidang pendidikan, PT.Pamapersada Nusantara – Distrik Adaro (PT.PAMA-ADARO) tahun anggaran 2019 ini memberikan bantuan sarana pendidikan berupa laptop kepada dua sekolah di Kecamatan Jenamas Kabupaten Barito Selatan.

Bantuan sarana pendidikan berupa laptop tersebut untuk menunjang kegiatan Ujian Nasional berbasis komputer.

Dua sekolah yang masing-masing mendapatkan bantuan 5 unit laptop, yaitu sekolah SMAN 1 Jenamas, dan Madrasah Aliyah Swasta Mistahuddin.

Manager CSR PT PAMA-ADARO, Ono Karno mengatakan bantuan komputer ini juga berdasarkan arahan dari Tim Perumus CSR Daerah Kabupaten Barito Selatan, yang juga didukung oleh Pemerintah Kecamatan Jenamas.

“Jadi dengan bantuan 10 unit laptop kami harapkan dapat dimanfaatkan oleh siswa-siswi di sekolah yang telah dibantu,” katanya.

Selain sebagai sarana untuk Ujian Nasional Berbasis Kompoter (UNBK), bantuan juga sebagai sarana pelajaran komputer yang ada di sekolah masing-masing.

“Kita ketahui sekarang semuanya serba digitalisasi dan serba internet,” katanya lagi.

Dengan adanya bantuan tersebut, dikatakannya para pelajar disana bisa mendapatkan fasilitas untuk menjangkau dunia luar, dan juga mereka memiliki kompetensi yang lebih trampil dibidang komputer.

Ono menambahkan, tahun sebelumnya juga bantuan laptop diberikan pada sekolah SMK Swasta Bina Karya.

PT Pamapersada Nusantara berprinsip ingin memberikan pemerataan terhadap bantuan CSR.

Karena menurutnya semakin banyak penerima program CSR semakin bagus. Sebab, semakin banyak masyarakat ataupun instansi yang merasakan manfaat dari keberadaan perusahaan.

Untuk Kabupaten Barito Selatan, seperti halnya di daerah lain tetap mengacu pada program terpadu CSR, untuk kegiatan bidang ekonomi di Kabupaten Barito Selatan khususnya di Kecamatan Dusun Hilir, dan juga Kecamatan Jenamas.

Selain itu juga ada program Bina Kecamatan, Bina Desa, dan Bina Kelurahan.

PT PAMA-ADARO juga menyalurkan bantuan dana untuk program pengembangan UMKM khususnya UMKM olahan ikan air tawar, karena potensi di area tersebut yang berada disekitar Sungai Barito, yang kaya dengan potensi ikan. (metro7/via).