BANJARMASIN, metro7.co.id – Warga di Kalimantan Selatan saat ini sedang resah melihat kelakuan anak muda yang semakin aneh dan melanggar hukum.

Fenomena yang saat lagi viral adalah mengkonsumsi kecubung atau racikan zenith dengan tanaman kecubung, akibat zat adiktif atau bahan candu ini menimbulkan efek halusinasi dan rasa senang berlebih atau euforia.

Kasus yang baru saja terjadi akibat mengkonsumsi racikan tanaman kecubung seorang remaja putri ditemukan terkulai di Simpang Anem dan seorang pria ceburkan diri ke Sungai Martapura Bawah Jembatan Dewi, Kota Banjarmasin.

Kejadian di Simpang Anem, Kecamatan Banjarmasin Barat seorang remaja putri diduga mabuk kecubung terlihat teler dari mulut mengeluarkan busa dan terkulai di depan sebuah rumah, Senin (8/7).

Dalam vidoe yang dibagikan akun jejak_sikurir, tampak bagian mulut mengeluarkan busa dan terkulai di depan sebuah rumah.

Ia tampak lemas tak berdaya. Banyak warga yang mengerubuti remaja yang diduga mabuk kecubung tersebut.

Akun tersebut juga menyebutkan jika ada yang mengenal sosok remaja tersebut untuk memberitahu keluarganya.

“Bagi yang mengetahui atau mengenal bisa di sampaikan kepada pihak keluarganya cek muka (depan) Simpang Anem parak langgar pembayaran listrik kakanakan pinanya (sepertinya) mabuk kecubung jar kada kawa ditakuni (ditanya) kalo ada yang kenal,” jelasnya.

Kasus kedua, seorang pria menceburkan diri di Sungai Martapura di bawah Jembatan Dewi, Jalan A Yani km 1 Banjarmasin, Minggu (7/7) malam.

Dikutip akun instagram info_banjarmasin, detik-detik pria menceburkan diri tersebut terekam video warga.

Beruntungnya salah seorang warga sigap langsung menolong pria tersebut dan mengangkat ke permukaan.

Disebutkan dalam video pria tersebut mabuk kecubung yang kali ini marak di Kota Banjarmasin. “Katanya kecubung jua (juga) nah di Jembatan Dewi,” ucap pria dalam video.

Obat terlarang zenith kecubung dikabarkan marak beredar di Kalimantan Selatan (Kalsel), termasuk di Banjarmasin.

Efeknya berhalusinasi. Konon efek kecubung (Datura metel), tanaman yang mengandung efek pembius itu diracik bersama Zenith, obat keras yang mengandung zat Carnophen.

Fenomena obat racikan terlarang, zenith dengan tanaman kecubung dikabarkan marak beredar di Kalsel, termasuk di Banjarmasin.

Mengenal tanaman kecubung, dari bahaya hingga dan cara mengatasi efeknya. Kecubung adalah tanaman hias yang sudah lama dimanfaatkan sebagai obat alternatif karena mengandung berbagai senyawa aktif.

Namun, tanaman ini juga sering disalahgunakan sebagai zat adiktif atau bahan candu yang dapat menimbulkan efek halusinasi dan rasa senang berlebih atau euforia.

Kecubung (Datura sp.) adalah tanaman semak yang memiliki bunga menyerupai trompet berwarna putih atau ungu, serta buah yang berbentuk bulat dan berduri. Di Indonesia, kecubung sering dijadikan tanaman hias karena bentuk bunganya yang khas dan cantik.

Karena mengandung beragam senyawa aktif, kecubung juga sering dijadikan sebagai obat alternatif. Tanaman ini dipercaya dapat menyembuhkan memar, luka, sakit gigi, demam, rematik, asam urat, dan asma.

Namun, kecubung juga memiliki zat beracun yang dapat menimbulkan beberapa gejala berbahaya jika dikonsumsi, terlebih jika disalahgunakan sebagai zat adiktif atau psikotropika.