BANJARBARU, metro7.co.id – Ketua Umum Pengurus Besar Forum Karate-Do Indonesia (PB FORKI) Marsekal TNI (Purn) Hadi Tjahjanto membuka resmi Babak Kualifikasi Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Cabang Karate 2023 di GOR Rudy Resnawan Banjarbaru Kalimantan Selatan, Jumat (25/8).

Mendampingi Hadi Tjahjanto, Gubernur Kalsel H Sahbirin Noor atau Paman Birin yang juga Ketua Umum FORKI Kalimantan Selatan.

Turut hadir dalam pembukaan Pra PON itu Ketua DPRD Kalsel Supian HK, Komandan Korem 101 Antasari Brigjen TNI Ari Ariyanto, Kadispora Kalsel Hermansyah, Ketua KONI Kalsel atau yang mewakili.

Hadi Tjahjanto dalam sambutannya, menyebut, cabang karate mendapat kouta 190 atlet di PON ke XXI di Aceh dan Sumatera Utara di luar jarah tuan rumah.
Setiap cabang lomba perorangan maupun beregu, diambil masing-masing 10 atlet terbaik, sehingga berjumlah 190 orang, sesuai kouta yang disediakan.

“Semoga dikualifikasi ini, semua daerah bisa meloloskan atletnya ke PON XXI nanti, dan mengimbau kepada semua atlet yang bernama laga, agar bertanding dengan baik dan berjiwa kesatria. Raih prestasi dengan menjuniung tinggi sumpah karate dan janji atlet, serta hormati keputusan wasit, sebagai tanda kedewasaan kalian dal berkompetisi,” jelasnya.

“Kepada para manager atlet, agar memberikan arahan kepada para atlet untuk mentaati segala aturan yang berlaku,” tambahnya.

Gubernur Sahbirin Noor, dalam sambutannya berharap, akan muncul atau lahir juara-juara sejati pada babak kualifikasi PON ke XXI cabang karate kali ini.

Dimaksud Sahbirin Noor, juara sejati adalah para atlet yang tidak hanya memiliki keterampilan bertanding saja, tapi memiliki kesanggupan pada kejujuran, sanggup mempertinggi prestasi, sanggup menjaga sopan santun, dan sanggup menguasai diri.

“Para karate dituntut siap menghadapi segala tuntutan jaman saat ini.
Babak Kualifikasi PON ke XXI 2023 yang dijadwalkan berlangsung mulai tanggal 25 hingga 27 Agustus 2023 ini diikuti kontingen dari 30 provinsi di tanah air,” jelasnya.

Pra-PON Karate ini digelar di GOR Rudy Resnawan Banjarbaru dengan mempertandingkan empat tatami atau matras sekaligus, dan melibatkan sekitar 102 wasit juri yang akan memimpin jalannya pertandingan.

Ada 15 kategori pertandingan, antara lain seperti Kata Putra dan Putri, Kumite Putra untuk kelas -55 kg, -60 kg, -67 kg, -75 kg, -84 kg, dan +84. Sedang Kumite Putri untuk kelas -50 kg, -55 kg, -62 kg, – 68 kg, serta +68 kg.

Karateka yang terpilih sebagai juara nantinya akan diikutsertakan dalam Pekan Olahraga Nasional (PON) Tahun 2024 di Aceh dan Sumatera Utara.