AMUNTAI, metro7.co.id – Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) melalui Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) baru-baru ini melaksanakan program Dapur Sehat Atasi Stunting (DASHAT) di Aula DPPKB HSU.

Kepala DPPKB HSU Anisah Rasyidah mengatakan, program DAHSAT ini dilaksanakan sebagai salah satu upaya memberikan pengetahuan dan keterampilan cara mengolah makanan sehat dan bergizi yang akan diberikan kepada anak.

Karena dengan memberikan makanan sehat dan bergizi kepada ibu hamil, ibu menyusui dan anak tentunya dapat mencegah risiko stunting.

Anisah berharap dengan ada program tersebut dapat mendongkrak semangat dan kerjasama seluruh pihak dalam upaya pencegahan dan penurunan angka stunting di Kota Amuntai.

“Mudah-mudahan melalui kegiatan ini juga dapat meningkatkan kerjasama dan sinergitas kita dalam upaya penurunan angka stunting di Kabupaten HSU melalui DASHAT,” ujarnya.

Sementara Kepala Koordinator Bidang Pengendalian Penduduk Perwakilan BKKBN Provinsi Kalimantan Selatan Sopyan mengatakan, penurunan stunting tersebut harus dilaksanakan secara fokus oleh semua lintas sektor, baik pemerintah pusat, provinsi, kabupaten, LSM dan masyarakat.

“Lebih penting adalah bagaimana unsur masyarakat itu sendiri yang harus terlibat secara langsung dalam rangka percepatan penurunan stunting,” katanya.

Sopyan menerangkan, program DASHAT merupakan pemberdayaan masyarakat dalam upaya pemenuhan gizi seimbang bagi keluarga tidak mampu dalam mencegah resiko stunting bagi calon pengantin, ibu hamil, ibu menyusui, baduta/balita stunting.

“Mudah-mudahan dengan adanya penguatan penyelenggaraan DASHAT di kampung KB bisa menjadi salah satu langkah kita untuk mempercepat penurunan angka stunting di Kabupaten HSU,” pungkasnya. ***