KALSEL, metro7.co.id – Sebanyak 7 mahasiswa asal Kalimantan Selatan (Kalsel) berhasil menyelesaikan kuliahnya di Fakultas Syariah dan Hukum, Universitas Al-Ahgaff Tarim, Hadhramaut Yaman.

Dari 108 wisudawan, 7 mahasiswa asal Kalsel itu sukses mendapatkan gelar kesarjanaannya Bachelor of Science (B.Sc), di Auditorium Fakultas Syariah dan Hukum Universitas Ahgaff Tarim, Kamis (30/6) malam.

Diwisuda langsung oleh Prof Al-Habib Abdullah bin Muhammad Baharun, Dewan Komisaris Al-Habib Alwi bin Abdurrahman Al-Atthos dan Dekan Fakultas Syariah dan Hukum Dr Abdullah bin Awadh bin Smith.

7 mahasiswa tersebut, yakni pertama, Muhammad Arsyad. Alumni Ponpes Darul Amien TMI Nagara, asal Nagara, Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS).

Kedua, Muhammad Dhomroh. Alumni Ponpes Darussalam Martapura, asal Tatah Makmur, Kabupaten Banjar.

Ketiga, Muhammad Sanusi. Alumni Ponpes Darussalam Gontor, asal Binuang, Kabupaten Tapin.

Keempat, Hasan Rusydi Tanthawi. Alumni Ponpes Darussalam Martapura, asal Tunggul Irang Ilir, Kabupaten Banjar.

Kelima, Ahmad Bahruddin. Alumni Ponpes Al Falah putra, asal Binuang, Kabupaten Tapin.

Keenam, Muhammad Amin. Alumni Ponpes Ibnul Amien, asal Pemangkih, Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST).

Ketujuh, Muhammad Nor Rezky Akbar. Alumni Ponpes Al Falah putra, asal Kabupaten Tapin.

Perwakilan dari mereka, Hasan Rusydi Tanthawi mengatakan, wisuda kali ini untuk angkatan ke-23 dari Fakultas Syariah dan Hukum.

“Tahun ini, sebanyak 108 mahasiswa lintas negara yang berhasil diwisuda, seperti dari Yaman, Arab Saudi, Tanzania, Malaysia Thailand dan Indonesia,” ujarnya, Senin (4/7) malam.

Ia juga menyampaikan rasa syukur yang dalam, kerena telah diwisuda di universitas yang penuh keilmuan dan keberkahan itu.

“Alhamdulillah, malam itu kami wisuda, tentunya pencapain yang didapat berkat doa banyak orang, terkhusus orang tua di banua, kami memohon doa untuk kami bertujuh, semoga ilmu yang kami dapatkan bisa bermanfaat dunia dan akhirat,” ungkap putra Martapura itu.

Ia berharap, semoga semakin banyak lagi putra banua yang bisa berkuliah di Universitas Al-Ahgaff setiap tahunnya.

“Hal itu, agar nanti bisa bersama-sama berkontribusi dalam meneruskan estafet ulama-ulama terdahulu,” bebernya.

Menurutnya, Kalsel patut berbangga dan berbahagia, sebab memiliki kader-kader banua yang telah menyelesaikan studi S1 di salah satu Universitas ternama dunia, yakni Universitas Al-Ahgaff Tarim, Hadhramaut, Yaman.

“Insya allah ini menjadi sebuah kebanggan,¬†saya dan Muhammad Dhomroh berhasil meraih predikat “imtiyaz” atau sering kita sebut dengan istilah cumlaude. Alhamdulillah, saya juga berhasil meraih penghargaan hafiz Al-Quran 30 juz, alhamdulillah,” pungkasnya.

Universitas Al-Ahgaff sendiri merupakan salah satu universitas anggota liga arab dan menjadi primadona para penuntut ilmu yang ingin belajar ke Yaman. Juga termasuk Universitas bergengsi dan terkenal syadid di Negeri Yaman.