BANJARMASIN, metro7.co.id – Pintu masuk Kalimantan Selatan (Kalsel) akan diperketat menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru.

“Baik dari pelabuhan, bandara, dan perbatasan wilayah,” ujar Kepala Dinas Kesehatan Kalsel Muhammad Muslim, Ahad (19/12/2021) di Banjarmasin.

Hal tersebut dilakukan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalsel guna mewaspadai penularan covid-19 varian baru omicron yang telah masuk ke 88 negara termasuk Indonesia. 

Selain itu, pada perayaan Nataru di Kalsel juga akan dilakukan pembatasan kegiatan publik yang menimbulkan kerumunan, namun tak ada penyekatan.

“Kita mengacu pada Inmendagri Nomor 66, pada perayaan Nataru 2022 akan ada pembatasan di tempat publik,” lanjut Muslim.

Pembatasan dilakukan dengan penggunaan aplikasi Peduli Lindungi di area publik yang mengumpulkan masyarakat, seperti hotel, mall, dan lainnya.

Ditambahkan Muslim, pada pergantian tahun, tempat terbuka seperti alun-alun juga akan ditutup sejak sore hingga keesokan harinya.

“Kita juga menyiapkan isolasi terpadu serta daya tampung rumah sakit. Kemudian kita juga siapkan logistik seperti oksigen dan obat,” pungkasnya.[]