TANJUNG, metro7.co.id – Penurunan Level PPKM di Tabalong merupakan jerit payah Pemerintah Daerah bekerja sama dengan satgas penanganan Covid-19 beserta pihak kesehatan lainnya seperti Rumah Sakit.

Dengan adanya penurunan Level menjadi II terdapat kelonggaran dalam beberapa aktivitas masyarakat, namun tidak untuk RSUD Badaruddin Kasim.

“Khusus Rumah Sakit kita akan tetap dengan prokes ketat, karena kita tidak ingin kecolongan seperti sebelumnya,” ujar Direktur RSUD Badaruddin Kasim, Mastur Kurniawan (11/10/2021) di Kantor.

Ia mengatakan bahwa sekarang pasein Covid-19 yang dirawat hanya terdapat dua orang dari 58 bed, dengan jumlah persen sekitar 3%.

“Sudah memenuhi standar keamanan, namun kita jangan terlena, terutama aturan di Rumah Sakit” ungkapnya.

Ia melanjutkan, pasien tetap di poli melalui pemeriksaan termogan, menggunakan masker, menjaga jarak dan mencuci tangan.

Menurut Mastur, berawal dari 18 Agustus sampai dengan sekarang kasus perkembangan Covid-19 di Tabalong sudah melandai.

“Angka kematian dalam dua tiga minggu ini sudah tidak ada,” beber Mastur.

Menurutnya, apabila di Tabalong turun level PPKM menjadi I, setiap pasien yang rawat inap dapat diatur sehingga diperbolehkan dua orang kelurga yang menjenguk.

“Selama ini hanya satu orang,” pungkasnya. ***