BANJARMASIN, metro7.co.id – Dalam rangka menyamakan persepsi dalam menyikapi isu yang berkembang di masyarakat, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Selatan (Kalsel) melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Kalsel mengadakan Penandatanganan Komitmen Bersama Respon Isu dengan Kepala Perangkat Daerah lingkup Pemprov Kalsel dan Diskominfo se-kabupaten/kota.

Penandatanganan komitmen bersama tersebut disaksikan langsung oleh Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor diwakili Sekretaris Daerah Provinsi Kalsel, Roy Rizali Anwar dan Kepala Diskominfo Provinsi Kalsel, Muhammad Muslim.

Sekretaris Daerah Provinsi Kalsel, Roy Rizali Anwar sangat mengapresiasi dilaksanakannya penandatanganan komitmen bersama tersebut. Dan meminta kepada seluruh kepala SKPD lingkup Pemprov Kalsel untuk merespon isu tersebut baik itu bersifat positif maupun negatif.

“Kepala SKPD wajib menanggapi (isu-isu yang beredar) dengan catatan di media mana yang isu tersebut beredar. Sehingga pemberitaan yang sampai ke masyarakat dapat berimbang,” kata Roy, Banjarmasin, Selasa (5/9).

Khusus, lanjut Roy, isu yang berkaitan dengan kebakaran hutan dan lahan yang saat ini sedang hangat-hangatnya.
SKPD terkait, khususnya yang memiliki urusan teknis wajib memberikan tanggapan apa saja upaya mitigasi yang sudah dilakukan, mengingat musim panas diprediksi hingga pertengahan akhir November mendatang.

“SKPD yang berkaitan harus menyampaikan upaya apa saja yang dilakukan dan bagaimana hasilnya. SKPD jangan acuh tak acuh, namun kita harus pastikan untuk menyampaikan upaya kita apa saja, kemudian kendalanya bagaimana,” ujar Roy.

Dan Roy mengimbau kepada Diskominfo Provinsi Kalsel untuk melakukan evaluasi kepada semua SKPD agar lebih aktif dalam menanggapi isu-isu yang berkembang di masyarakat.

“Kepada Diskominfo Kalsel, tolong lakukan evaluasi dan monitoring SKPD mana saja yang aktif dalam merespon isu-isu yang berkembang, agar bisa menjadi bahan evaluasi bagi pimpinan,” ucap Roy.

Kepala Diskominfo Kalsel, Muhammad Muslim mengatakan, pihaknya siap melaksanakan arahan dari Sekda Provinsi Kalsel terkait monitoring dan evaluasi keaktifan SKPD dalam merespon isu yang berkembang.

“Kita akan lakukan penilaian secara objektif, dimana hasil evaluasi ini akan kita jadikan indikator bagaimana kecepatan respon, dan bagus tidaknya respon yang diberikan, sehingga respon tersebut bisa memberikan penjelasan ataupun pemecahan masalah isu yang berkembang di masyarakat,” imbuh Roy.

Pihaknya pun akan memberikan apresiasi penghargaan kepada SKPD yang aktif dalam merespon isu-isu tersebut.

“Sebagaimana tahun-tahun sebelumnya kita akan memberikan anugerah penghargaan, khususnya terkait kecepatan respon isu oleh SKPD di lingkup Pemprov Kalsel,” tutup Muslim.