TANJUNG, Metro7.co.id – Mantan Kepala Desa Bongkang dan Aparat Desa Tamiyang diduga telah melakukan tindak pidana korupsi Dana Desa (DD) Tahun Anggaran 2018 dan 2020 yang sekarang kasusnya ditangani oleh Kejaksaan Negeri Tanjung.

Ketika konfirmasi dengan Kepala Kejaksanaan Negeri (Kejari) Tanjung melalui Kasi Pidana Khusus, Jhonson Evendi Tambunan, ia membenarkan penanganan dugaan tindak pidana korupsi yang melibatkan Mantan Kepala Desa dan Aparat Desa pada dua Desa tersebut.

“Mantan Kepala Desa Bongkang kecamatan Haruai dan Aparat Desa Tamiyang Kecamatan Tanta,” ujarnya kepada Metro7, Rabu (26/1/2022) di ruang kerjanya.

Ia membeberkan bahwa pihaknya sudah melakukan penyidikan dan telah menetapkan Mantan Kepala Desa sebagai tersangka terhadap korupsi Dana Desa di Desa Bongkang Kecamatan Haruai Tahun Anggaran 2018.

“Dari berbagai kegiatan yang uangnya sudah dicairkan namun kegiatannya tidak dilaksanakan,” ucapnya.

Lanjut Tambunan, kegiatan tersebut terdapat pada beberapa kegiatan dari Pemerintahan, pembangunan dan pembinaan.

“Dari bidang-bidang itu ada kerugian,” ucapnya.

Selain itu, Desa Tamiyang Kecamatan Tanta juga terlibat dugaan penyelewengan anggaran desa pada tahun 2020, yaitu adanya anggaran untuk pembelian mobil angkutan sampah.