TANJUNG, metro7.co.id – Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Tabalong ke-20 dan ke-21 Masa Sidang III Tahun 2021 Dalam Rangka Penyampaian Propemperda Tahun 2022 dan Penyampaian Pendapat Akhir Fraksi DPRD Kab. Tabalong Terhadap Raperda APBD TA. 2022 Selasa(24/11).

Ketua Propemperda H Helmi mengatakan Propemperda ini ditetapkan dalam jangka waktu satu tahun dengan skala prioritas penyusunn dan penetapan dilakukan setiap tahun sebulum penetapan APBD .

Badan anggaran DPRD H Hanafi Gobet ST mengatakan bahwa banggar DPRD telah menyelesaikan pembahasan dangan Pemerintah Daerah dan berkoordinasi pada rapat bersama di DPRD selama enam hari dengan diikuti anggota banggar dengan Tim TAPD, kepala dinas dan kepala bagian.

Fraksi PDI Perjungan dalam pernyataan sikapnya terhadap Raperda memastikan memaksimalkan pendapatan dan mengoptimalkan belanja karna Tabalong masih dalam masa pandemi dan pendapatan menurun.

PDIP berharap evaluasi lebih cermat lebih konsisten dalam kegiatan APBD perubahan tidak selalu identik dengan penambahan anggaran.

Fraksi Gerendra memberi tanggapan masih banyak target pendapatan yang tidak tercapai saat ini, hingga Gerendra berharap perlu ditinjau lagi pada belanja yang tidak diperlukan, selanjutnya di perlukan kecermatan dalam membuat program yang harus juga terperinci dan selektif dalam belanja.