BATULICIN, metro7.co.id – Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu melalui Badan Perencana Pembangunan Daerah menggelar Forum Group Discussion (FGD) Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS), RPJMD Tanah Bumbu Tahun 2021-2024 bertempat di Gedung Bersujud Kapet, Kamis (15/10).

“Tujuan penyusunan dokumen KLHS RPJMD tahun 2021-2024, untuk memastikan prinsip-prinsip pembangunan berkelanjutan menjadi dasar dan integrasi dalam penyusunan RPJMD Kabupaten Tanah Bumbu tahun 2025,” kata Ahmad Subari, Sekretaris Bappeda Tanbu

Subari menambahkan sasaran dalam penyusunan dokumen KLHS RPJMD tahun 2021-2024 salah satunya adalah
terinventarisasinya isu-isu Pembangunan Berkelanjutan (PB) berdasarkan indikator-indikator Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB).

Selain itu juga kajian pembangunan wilayah Kabupaten Tanah Bumbu dari program-program pembangunan yang ada di masing-masing SKPD dan masyarakat.

Bupati Tanah Bumbu melalui Staf Ahli Pemerintahan dan Kesra, HJ Mariani sangat mengapresiasi kegiatan tersebut.

Menurutnya forum tersebut memiliki arti penting dalam upaya menjaring dan menghimpun masukan serta harapan masyarakat.

Ia menyebutkan berdasarkan UU no 32 tahun 2009 tentang perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup KLHS wajib dilaksanakan untuk memastikan prinsip pembangunan berkelanjutan.

“Saat ini Tanbu sedang dalam tahap penyusunan RPJMD. Oleh karena itu Pemkab menyiapkan LKS guna memastikan muatan yang sudah ditetapkan,” tambahnya.

Hadir sebagai narasumber Prof, Dr, Ir H Syarufuddin Kadir M. Si dan Dr Ichsan Ridwan, S. Si, M, Kom dari Universitas Lambung Mangkurat.

Kegiatan FGD juga dihadiri para pejabat dilingkungan pemkab Tanbu dan pihak terkait lainnya. *