Dituding Tidak Transfaran Penggunaan Dana Pendapatan Asli Desa, Ini Penjelasan Kades Bayan Sari

TANAH BUMBU, metro7.co.id – Beberapa masyarakat Desa Bayan Sari, Kecamatan Angsana, Kabupaten Tanah Bumbu kini mulai kesal dan mempertanyakan realisasi penggunaan dana pendapatan asli desa (PAD) yang dihasilkan dari kerjasama lahan sawit antara warga dan pemdes sejak tahun 2017 lalu.

Kekesalan tersebut dipicu akibat belum adanya bukti fisik berupa pembangunan pasca dikucurkan dana senilai ratusan juta hingga miliaran sejak tahun 2017 sampai sekarang, sementara pencairannya telah dilakukan terus menerus.

Bacaan Lainnya

“Namun kenyataannya, sampai sekarang┬átidak ada bukti fisik yang di lakukan untuk kepentingan masyarakat desa Bayan Sari,” ujar Sukardi salah satu tokoh masyarakat Desa Bayan Sari kepada media ini, Senin (03/2/2022).

Beberapa warga menduga bahwa hasil sawit tersebut tidak masuk kas desa. Pasalnya ada beberapa warga yang telah memergoki oknum kadesnya selalu mengambil hasil sawit ke KUD 49 secara pribadi atau perorangan.

“Seharusnya kan dananya langsung masuk ke kas bendahara desa, tapi kenapa selalu kadesnya yang mengambil dana tersebut ke KUD 49, ini menjadi pertanyaan,” ujar beberapa warga.

Pos terkait