PARINGIN, metro7.co.id – Sempat melambung tinggi hingga di angka Rp 70 ribu harga bawang merah dan Rp 50 ribu harga bawang putih, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Balangan lakukan upaya untuk masyarakat guna bisa mendapatkan kedua bahan dapur tersebut agar lebih murah.

Diketahui untuk bahan dapur tersebut saat ini sudah berangsur-angsur mulai mengalami penurunan harga, namun masih belum di harga normal.

Kepala Bidang Pengawasan dan Standarisasi harga Disperindag Balangan Misrinawati mengatakan hasil dari pantauan harga di pasar saat ini harga bawang merah sekitar Rp 48 ribu dimana harga normal biasanya disekitar Rp 30 ribu untuk bawang merah dan putih.

Dengan hal tersebut, Disperindag Kabupaten Balangan gelar pasar murah guna untuk membantu masyarakat agar dapat membeli kebutuhan pokok dan bahan-bahan dapur dengan harga normal atau murah.

Pada kesempatan ini, Desa Sungai Batung Kecamatan Juai menjadi tujuan Disperindag untuk melakukan program pasar murah yang mana mereka menjual aneka ragam kebutuhan pokok lainnya.

“Kami bekerjasama dengan Bidang Ketahanan Pangan, ada lebih dari 50 kilogram bawang yang dijual pada pasar murah dan langsung diserbu warga,” jelas Misrinawati saat didatangi awak media di Pasar Murah Desa Sungai Batung, Kamis (02/05/2024).

Bawang merah dijual dengan harga Rp 34 ribu perkilo yang dijual perpaket ukuran setengah kilogram. Naiknya harga bawang merata hampir diseluruh wilayah hal ini disebabkan adanya kelangkaan barang dipasaran.

“Kami berharap dengan adanya pasar murah dapat membantu warga memenuhi kebutuhan dengan harga yang lebih terjangkau,” ungkapnya.

Terpisah Plt Kepala Disperindag Balangan Herlina mengatakan untuk tahun 2024 dilaksanakan pasar murah sebanyak 49 kali dan melihat dari antusias masyarakat tencana akan ditambah kembali.

“Selain menekan angka inflasi, pasar murah juga selaras dengan program penurunan angka stunting di Balangan,” pungkasnya. ***