TANJUNG, metro7.co.id – Dalam rangka mengatasi peningkatan kasus Covid-19, Pemerintah Kabupaten Tabalong melanjutkan program vaksinasi Covid-19 ke empat atau boster II.

Dalam hal ini, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tabalong, Taufiqurrahman Hamdie menuturkan bahwa kegiatan vaksinasi tersebut ditujukan kepada seluruh tenaga kesehatan di Tabalong yang berjumlah sekitar 1500 orang.

“Secara serempak seluruh tenaga kesehatan diwajibkan untuk bervaksin kedua,” ujarnya di Halaman Pendopo Bersinar, Senin (1/8/2022).

Selain petugas kesehatan, Taufiq mengatakan bahwa tenaga publik hingga masyarakat juga dimungkinkan akan divaksin booster II tersebut.

Diketahui tenaga publik tersebut, disebutkan yakni guru, PNS, TNI hingga Polri dan sebagainya.

“Tidak menutup kemungkinan setelah petugas kesehatan nantinya tenaga publik dan selanjutnya masyarakat,” bebernya.

Namun permasalahan yang mungkin terjadi adalah pada masyarakat, karena booster pertama cakupannya hanya sekitar 20%.

“Sebetulnya gerai vaksin sudah tersedia dimana-mana, tinggal masyarakatnya mau atau tidak melakukan booster,” ucap Taufiq.

Mengingat meningkatnya kasus Covid-19, Taufiq menjelaskan, apabila ingin tahan dengan varian baru maka harus divaksin booster kembali. Selain itu vaksinasi tersebut juga merupakan strategi untuk mempercepat berakhirnya pandemi.

“Sebetulnya strategi supaya pandemi segera berakhir adalah dengan meningkatkan ketahanan tubuh masyarakat melalui vaksin ini,” tuturnya.

Taufiq berharap dapat memberikan motivasi kepada masyarakat, khususnya Tabalong untuk lebih berpartisipasi dalam vaksinasi tersebut.