Satu Terdakwa Korupsi di PDAM HST, Banding Diterima, Kejari HST Belum Putuskan Kasasi Atau Tidak

  • Whatsapp

BARABAI, Metro7.co.id – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) telah menerima salinan putusan banding satu orang terdakwa kasus korupsi di PDAM HST.

Satu orang terdakwa itu, yakni Direktur CV Trans Media Communication, Antung Ni’matuzzaidah.

Bacaan Lainnya

Jaksa telah menyatakan banding terhadapnya pada 19 November 2021 yang berhubungan dengan nilai keadilan masyarakat.

Kepala Kejari (Kajari) HST, Trimo mengatakan, melalui putusan banding, hasilnya hampir sama, Pengadilan Tinggi Banjarmasin menyatakan Antung terbukti melanggar Pasal 3 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tipikor.

“Antung dijatuhi hukuman pidana penjara 1 tahun 6 bulan dengan denda Rp50 juta dan membayar uang pengganti sebesar Rp155.375.454,-. Jika tak membayar, harta bendanya akan kami sita, jika tak mencukupi, ia harus dipidana penjara lagi selama 6 bulan,” jelasnya kepada Metro7, Kamis (13/1) siang.

Pihak Kejaksaan akan mempelajari dulu putusan banding tersebut. Apakah putusan itu sudah sesuai dengan hukum atau tidak.

“Setelah berdiskusi dengan para Jaksa, insyaallah akan kami lakukan upaya hukum kasasi. Tapi masih kami pelajari dulu. Nanti kami akan menentukan sikap, maksimal 14 hari,” bebernya.

Pos terkait