Desa Membangun Negeri
Kamis, 21 Jan 2021 14:52 WIB

Dampak Banjir Kalsel, BBM di Tamiang Langka dan Mahal

Reporter :  Budi Irawan - Kab.Barito Timur Kalimantan Tengah
Editor :  Zulfahmi Dhamiri

TAMIANG LAYANG, metro7.co.id – Masyarakat Tamiang Layang Kabupaten Barito Timur, Kalteng, mengeluhkan kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) selama dua hari terakhir.

Hal itu terjadi karena pasokan barang yang berkurang jika dibanding kondisi normal sebelumnya.

Akibat kelangkaan itu, antrean panjang di berbagai tempat penjual BBM eceran di Tamiang Layang tak terhindarkan.

Warga rela mengantre berjam-jam  untuk mendapatkan BBM, walaupun harganya jauh lebih tinggi dari pada dua hari sebelumnya.

Biasanya harga BBM jenis Pertamax dijual dengan harga 10 sampai 11 ribu per liternya, kini akibat kelangkaan minyak menjadi 15 Ribu rupiah per liter.

Kekosongan atau kelangkaan BBM di Tamiang Layang karena dampak bencana banjir di wilayah Kalimantan Selatan, sehingga ruas jalan tidak dapat dilalui oleh mobil Pertamina untuk membawa BBM ke Barito Timur.

Seperti diketahui, masyarakat di Kota Tamiang Layang atau Ampah pada umumnya bergantung pada BBM eceran jenis pertamax, pertalite dan premium, ini karena di Barito Timur hanya tersedia 2 buah SPBU yakni SPBU Longkang yang berjarak sekitar 7 kilometer dari pusat Kota Tamiang Layang dan SPBU Ampah yang berada di Kota Ampah berjarak 45 kilometer dari Tamiang Layang.

Halaman: 1 2

 
CLOSE
Lewat ke baris perkakas