Desa Membangun Negeri

Demo Mahasiswa di Mabar Berlangsung Ricuh

Reporter : Robert Perkasa - Kab. Manggarai Barat – NTT - Dibaca : 217 kali

 

MANGGARAI BARAT, metro7.co.id – Aksi demo ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Manggarai Barat (AMM) di halaman Kantor Bupati Manggarai Barat, Kamis (2/7/2020) berlangsung ricuh.

Kericuhan terjadi saat sejumlah personil Polisi Pamong Praja (Pol.PP) Setda Mabar mendekati kerumunan demonstran yang sedang berorasi di bawah terik matahari di halaman kantor Bupati Mabar.

Kedatangan sejumlah personil Polisi Pamong Praja (Pol.PP) di twngah kerumunan massa aksi memancing amarah para mahasiswa. Bentrok pun tak terhindarkan.

Baca Juga :
Diduga Dikecewakan Pacar, Pria asal Barsel Nekat Gantung Diri di Pohon Langsat Bartim

Pantauan metro7.co.id di halaman Kantor Bupati Mabar, Kamis siang tampak sejumlah aparat Pol.PP saling dorong dengan mahasiswa. Namun, insiden ini tidak berlangsung lama setelah dihalau aparat kepolisian Polres Mabar yang tampak siaga di lokasi unjuk rasa.

Demo aliansi Mahasiswa Manggarai Barat, Kamis siang menuntut Pemkab Mabar segera menyalurkan bantuan sosial kepada mahasiswa terkait dampak pandemi corona. Para demonstran menanyakan kepastian terkait bantuan sosial untuk mahasiswa asal Manggarai Barat yang ada di perantauan.

Baca Juga :
Pembunuhan Bermotif Dendam, Warga HST Tewas Terima 6 Luka Tusuk

Faisal Bakri, Koordinator lapangan aksi dalam orasinya menegaskan, bantuan tersebut hingga saat ini belum terealisasi. Padahal, sejak bulan April 2020, mereka telah menyerahakan data mahasiswa yang terdampak pandemi Covid-19 kepada Pemkab Mabar.

Para demonstran itu terdiri dari mahasiswa asal Kecamatan Komodo, Sano Nggoang, Lembor dan Boleng, Kabupaten Mabar.

Mereka berasal dari berbagai perguruan tinggi di Mataram, Bima, Makassar, Kupang, Yogyakarta, Jakarta, Bandung, Malang dan Bali. ***

Share :