SANGGAU, Metro7.co.id – Wakil Bupati Sanggau, Yohanes Ontot melakukan tanam padi perdana varietas Inpari 32.

Kegiatan dilaksanakan oleh Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perikanan Kabupaten Sanggau, di Dusun Maet, Desa Tae, Kecamatan Balai, Selasa (11/1).

Hadir dalam kesempatan tersebut Wakil Ketua DPRD Sanggau, Dandim 1204/Sanggau, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perikanan Sanggau, Camat Balai, Forkompimcam, Kepala Desa Tae, dan Kelompok Tani (Poktan) Mungguk Mantan Desa Tae, Kecamatan Balai.

Pada kesempatan ini, Wakil Bupati Sanggau Yohanes Ontot menyampaikan, dirinya melakukan tanam padi perdana sawah varietas Inpari 32 bersama Kelompok Tani Mungguk Mantan Desa Tae Kecamatan Balai.

“Tentu kegiatan seperti ini yang bersifat serimonial dan kita tidak berharap kegiatan tanama padi ini hanya serimonial saja. Akan tetapi, mestinya kegiatan serimonial ini merupakan langkah awal untuk kita memberikan dorongan semangat kepada para petani kita, untuk mereka lebih mau dan mampu untuk menjadi seorang petani yang mampu menghasilkan produksi yang cukup dan tentu sesuai dengan petunjuk-petunjuk yang sudah disampaikan oleh para PPL,” jelasnya.

Wakil Bupati dua periode Yohanes Ontot juga berharap dan berpesan bahwa menjadi petani bukan hanya sekedar cukup untuk makan satu keluarga untuk satu tahun saja.

“Tetapi, bagaimana hasilnya dapat mempertumbuhkan perekonomian para petani tersebut, terutama untuk membiayai anak sekolah dan lain-lain. Supaya ini menjadi sebuah prinsip, target bagaimana bisa menghasilkan produksi yang tinggi, sesuai dengan target yang ditentukan untuk varietas padi yang hari ini kita lakukan tanam perdana disini,” tuturnya.

Yohanes Ontot juga berpesan kepada camat, kades dan para anggota Kelompok Tani Mungguk Mantan Desa Tae Kecamatan Balai ini harus disinergikan dan bekerjasama dengan Forkompimcam.

“Agar semuanya dapat bertanggungjawab secara menyeluruh terkait tiga hal pokok, yang pertama bidang pemerintahan; kedua, bidang pembangunan dan bidang kemasyarakatan seperti hal hari ini. Mudah-mudahan dengan kegiatan tanam perdana ini kita memulai untuk membangun semangat baru para Kelompok Tani Mungguk Mantan Desa Tae Kecamatan Balai ini,” katanya.

Dalam kesempatan yang sama Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perikanan Kabupaten Sanggau, Kubin menyampaikan syukur pada hari ini dapat melakukan tanam perdana bersama Wakil Bupati Sanggau.

“Hari ini kita sampel tanam untuk kawasan optimalisasi 16 hektar. Lalu secara potensial disini 100 hektar lebih dan tadi sudah diungkapkan bahwa dari infrastruktur irigasi juga akan dilengkapi. Irigasi ini juga penting dalam rangka penyediaan air bagi tanaman, kemudian kami lihat kelompok tani disini juga sangat semangat,” bebernya.

Sebetulnya, lanjutnya, secara praktik mereka (Poktan) sudah biasa menjual, walaupun belum maksimal.

“Semoga melalui kegiatan kita pada hari ini dalam rangka intensifikasi padi, optimalisasi lahan bisa produksi hasil yang diharapkan. Sehingga dari hasil produksi tersebut bukan hanya memenuhi kebetuhan petani, akan tetapi juga untuk dapat menumbuhkan perekonomiannya,” jelasnya.

“Untuk jenis varietas padi yang ditanam pada hari ini adalah padi varietas Inpari 32. Varietas Inpari 32 ini ciri-cirinya tanamannya rendah dan produksinya cukup tinggi. Kemudian sudah pengalaman tiga tahun terakhir ini bahwa cocok untuk di daerah kita, terutama juga di wilayah Kabupaten Sanggau. Khusus untuk hari ini di Kelompok Tani Mungguk Mantan Desa Tae Kecamatan Balai ini kami pikir cocok dan sesuai dengan kondisi lahan kita. Inpari 32 ini juga selain pulen, wangi dan relatif disukai masyarakat luas,” pungkasnya.