Desa Membangun Negeri
Sabtu, 17 Okt 2020 22:12 WIB

Dewan Adat Way Lima: Pemberian Gelar Adat M Nasir Tidak Sah

Reporter :  Magel Hen - Kab.Pesarawan | Kota Bandar Lampung, Lampung
Editor :  M Ali Nafiah Noor

PESAWARAN, metro7.co.id – Pemuka Adat Marga Way Lima menyayangkan pemberian gelar adat kepada M Nasir.

Hal itu diungkapkan Suntan Junjungan Makhga, Farifki Zulkarnain pada Sabtu (17/10/2020). Selaku salah satu pengurus Dewan Adat, dirinya mengingatkan masyarakat adat agar tidak sembarangan memberikan gelar adat. Menurutnya, legalitas masyarakat adat atau majelis adat harus sesuai dengan peraturan adat agar pemberian gelar adat menjadi sah dan dapat dipertanggungjawabkan.

Terkait dinobatkannya M Nasir sebagai bagian keluarga besar adat Saibatin Bandakh Makhga IV Way Lima Buay Khandau Selimau di Lamban Balak Kekhatun Kebandakhan Makhga Way Lima IV dengan gelar Adok Dalom Cahya Makhga.

Menurut Farifki mantan Anggota Dewan Kabupaten Pesawaran yang juga Pemuka Adat Marga Waylima mengatakan, seharusnya pemberian gelar itu harus di musyawarahkan terlebih dahulu dengan Makhga Selimau disetuju atau tidak.

“Sudah selayaknya dimusyawarahkan dulu sama makhga selimau setuju atau tidaknya. Baru dikabarkan dengan punyimbang yang lainnya dengan acara sakral. Dan juga harus mengundang makhga-makhga seperti Makhga badak, Makhga putih, Makhga Sepekhtiwi, seperti ini baru benar,” ucap Suntan

Halaman: 1 2

CLOSE