Desa Membangun Negeri
Senin, 3 Mei 2021 12:16 WIB

Dialog Publik HIPMA-Matim, Kinerja Agas Andreas Selama Tiga Tahun Menjabat Dinilai “GAGAL”

Reporter :  Ifanrianus Tamang - Manggarai Timur, NTT
Editor :  Ismitullah

“Karena dengan alasan bahwa daerah yang tau persis bagaimana potensi SDA yang mau dijadikan proses pembangunan dan mendorong PAD,” ujarnya.

Kemudian tuturnya, namun hal yang menjadi pertanyaan bersama, bahwa dalam visi seber Ande Agas justru tidak berimplikasi besar terhadap proses akselerasi pembangunan Kabupaten Matim.

“Padahal kita tau bersama bahwa Mangarai Timur sudah berumur 13 tahun, namun sampai hari ini tidak ada perubahan yang signifikan baik pembangunan jalan, listrik, sektor kesehatan, pendidikan, pertanian, kelautan dan juga dalam hal upaya mendorong destinasi wisata yang ada di Matim,” tuturnya.

Pada kesempatan itu pula narasumber kedua yang juga sebagai Aktifis Sosial, Julfarisman P. Hasan, yang berbicara persoalan peran legialatif dalam fungsi pengawasan dan analisis penyelesaian sangketa tambang.

Dia menyampaikan bahwa tema yang coba didorong oleh teman-teman HIPMA-MATIM ini cukup baik, namun seharusnya yang mau diperdalam lagi adalah bicara by data, sehingga diskusi kita akan lebih menekan.

“Namun saya coba bergeser pada apa yang kita lihat hari ini, khususnya bicara Matim dan proses pembangunanya.
Baginya 13 tahun waktu yg begitu lama bagi pemda untuk menata Matim dalam segi pembangunan,” ucapnya.

Halaman: 1 2 3 4 5

 
CLOSE
Lewat ke baris perkakas