Desa Membangun Negeri
Sabtu, 16 Jan 2021 08:14 WIB

Diduga Ada Oknum Jaksa yang Nakal, Kejari Baru Diminta Serius Tangani Kasus Korupsi

Reporter :  Matius Matatias Gea - Kota Pematang Siantar, Sumatera Utara
Editor :  Zulfahmi Dhamiri

SIANTAR, metro7.co.id – Korupsi disebut telah terjadi secara sistematis dan meluas. Menimbulkan efek kerugian negara dan dapat menyengsarakan rakyat. Karena itulah korupsi kini dianggap sebagai kejahatan luar biasa (extra ordinary crime).

Perang terhadap korupsi tidak semata-mata menjadi urusan penegakan hukum, tetapi usaha semua elemen masyarakat.

Terkait keresahan sejumlah OPD akibat adanya oknum Kejaksaan Negeri Siantar yang menggunakan oknum-oknum tertentu, diminta secara serius diselesaikan Kepala Kejaksaan Negeri Siantar Agustinus Wijono Dososeputro.

Kepala Kajari Negeri Siantar yang dilantik pada 9 Desember yang lalu, diminta juga untuk serius dalam pemberantasan korupsi di Siantar.

“Kota Pematangsiantar, kota dengan Sapangambei Manoktok Hitei harus bersih dari tindakan-tindakan korupsi,” ucap R. Damanik, seorang mahasiswa di Siantar, Jumat (15/1/2020).

Ia berharap momentum Kepala Kejaksaan Negeri Siantar yang baru menjabat beberapa hari dapat menindak tegas oknum Jaksa nakal yang membuat resah sejumlah OPD.

“Oknum-oknum yang ingin menggunakan jabatannya untuk memperkaya dirinya atau melakukan penyalahgunaan wewenang harus pindah dari Bumi Habonaron Do Bona,” ujar pria berkulit hitam ini.

Halaman: 1 2 3

 
CLOSE
Lewat ke baris perkakas