Desa Membangun Negeri
Selasa, 20 Okt 2020 20:27 WIB

Diduga Membabat Hutan Lindung, CV Sahabat Berkilah

Reporter :  Chairil Anwar - Kota Pontianak, Kalimantan Barat
Editor :  M Ali Nafiah Noor

Terpisah, metro7.co.id menjumpai Zakarias, praktisi Hukum Kalimantan Barat. Ia berpendapat, dugaan CV Sahabat melakukan aktifitas Ilegal logging itu bisa saja terjadi. “Hal itu baru dugaan, jika ingin mengusut kebenarannya, ya itu tugas dari instansi teknis pihak kehutanan, baik itu Dinas Kehutanan Provinsi Kalbar, Dinas kehutanan Ketapang dan BKSDA Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan melalui Gakkkumnya,” ujar Zakarias.

Zakarias menjelaskan, kepolisian bisa ikut berperan untuk pengawasan dan penindakan jika memang ada pelanggaran hukum. “Kepolisian juga bisa melakukan penyelidikan dan penyidikan terkait dugaan Ilegal logging,” katanya.

Menurut Zakarias, yang menjadi pertanyaan adalah, jika dilihat dari pisik perusahaan, CV Sahabat yang berkedudukan di Nanga Tayap itu, apakah layak sawmil sebesar itu statusnya hanya CV bukan Perseroan Terbatas (PT).

“Saya menduga ada indikasi penyelewengan pajak negara, tapi itu ranahnya instansi terkait pajak lah yang mengetahuinya. Kita hanya menduga saja,” pungkas Zakarias.

Halaman: 1 2

CLOSE
meritroyalbet güncel giriş -

holiganbet yeni adresi

-
betgaranti yeni adresi