oleh

Dihadapan FKUB Kalsel, Bupati Anang : Rukunnya Keberagaman di Tabalong Buat Investor Nyaman

TANJUNG – Bupati Tabalong H Anang Syakhfiani, Selasa (16/7/2019) membuka secara resmi kegiatan Sosialisasi dan Penyerapan Aspirasi Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) di Aula Wisma Tamu Bersinar Pendopo Tanjung.

Sosialisasi lintas FKUB Kabupaten Tabalong ini dengan menghadirkan Ketua FKUB Provinsi Kalimantan Selatan H Mirhan, dan anggota FKUB Provinsi H Nasir.

Bupati Tabalong H Anang Syakhfiani dalam sambutannya mengatakan bagi Pemerintah Kabupaten Tabalong kegiatan yang dilaksanakan FKUB ini sangat penting sekali, mengingat pihaknya mempunyai kepentingan terhadap apa yang dilakukan FKUB, karena itu sepanjang Pemerintah Daerah mempunyai kemampuan untuk mendukung kegiatan yang dilaksanakan FKUB akan senantiasa didahulukan, baik Provinsi maupun Kabupaten.

Kepentingan itu terkait dari upaya Pemerintah Kabupaten Tabalong yang sedang giat-giatnya digalakan adalah memacu percepatan pembangunan di daerah.

Bupati Anang menegaskan lima tahun terakhir ini investasi penanaman modal di Kalimantan Selatan, baik penanaman modal dalam negeri maupun penanaman modal asing, maka 13 Kota/Kabupaten di Kalimantan Selatan yang tertinggi adalah di Kabupaten Tabalong.

Pertimbangan para investor untuk menanamkan modalnya tentu tidak terlepas dari pertimbangan atas kerukunan umat beragama, termasuk kerukunan suku bangsa dan lain-lainnya.

“Kami berharap kegiatan FKUB dan Forum-forum yang lainnya terus berupaya untuk menumbuhkan kebersamaan dan kerja bersama, agar apa yang sudah kita capai bisa lebih ditingkatkan lagi,” katanya.

Dijelaskannya, tingginya angka penanaman modal di Kabupaten Tabalong tentu saja berdampak terhadap masyarakat, sekarang dirasakan telah terwujud keseimbangan baru di Kabupaten Tabalong, seperti halnya meningkatnya mutu karet petani berdampak meningkatnya minat pembeli karet dari luar untuk membeli produksi karet petani asal Tabalong mencapai 30 ribu ton pertahun.

Ketua FKUB Provinsi Kalimantan Selatan H Mirhan juga mengatakan kegiatan sosialisasi ini, terutama sekali untuk mensosialisasikan tentang peraturan bersama Menteri Agama dan Menteri Dalam Negeri, bagaimana untuk menciptakan kerukunan umat beragama, dan kita tahu di Kabupaten Tabalong sendiri kondisinya rukun, aman, damai.

“Kegiatan sosialisasi ini sebagai antisipasi supaya jangan ada hal-hal yang tidak kita inginkan itu terjadi,” katanya. (metro7/via)