oleh

Dihadapan Gubernur, Bupati Sayed Sampaikan Ada 13 Desa Belum Tersentuh PLN

-Kotabaru-254 views

KOTABARU – Menginjak usia ke-69, kabupaten berjuluk Bumi Saijaan ini telah capaian peningkatan di berbagai sektor.

Perihal tersebut dipaparkan Bupati Kotabaru, H Sayed Jafar Al Idrus SH saat sambutan di malam puncak HUT Kotabaru di Siring Laut, Sabtu malam (15/6).

Diantaranya yaitu pada sektor pariwisata, terjadi peningkatan yang signifikan dalam jumlah kunjungan wisata, dari tahun 2017 sejumlah 194 ribu orang meningkat menjadi lebih dari 551 ribu orang wisatawan di tahun 2018 yang lalu.

Peningkatan tersebut kata bupati, terjadi seiring dengan peningkatan dan perbaikan sarana dan prasarana penunjang kepariwisataan serta gencarnya promosi yang dilakukan melalui berbagai even dan media.

Dikatakannya pemerintah juga berupaya meningkatkan sarana infrastruktur dengan luas wilayah 9442 km2 dan 154 pulau, maka sarana transportasi penghubung antar desa, antar kecamatan dan pulau sangat penting dalam upaya menggerakkan roda perekonomian dan sektor agrobisnis pedesaan dan daerah-daerah terpencil.

“Di bidang infrastruktur jalan, cakupan panjang jalan dalam kondisi baik meningkat dari 35 persen tahun 2017 menjadi 54 persen pada 2018,” kata bupati.

Untuk transportasi laut kata bupati, antara pulau guna mendekatkan pelayanan pemerintah kepada masyarakat dan membuka keterisolasian daerah, maka pada awal tahun ini telah dibuka rute baru kapal fery penyeberangan dari Desa Sigam ke ke Desa Tanjung Batu. Disamping rute yang sudah ada dari Stagen ke Tarjun dan Teluk Gosong ke Pulau Sebuku .

Dan ia juga terus mengupayakan desa-desa dan pulau pulau di daerah ini bisa menikmati listrik.

“Alhamdulillah saat ini jumlah desa belum teraliri listrik sekitar 13 desa dari 202 desa dan kelurahan,” katanya.

Disamping itu tambahnya, pada tahun 2018 lalu, pihaknya juga telah membangkitkan 115 unit lampu tenaga surya ke desa terpencil yang belum terjangkau PLN, dan tahun 2019 ini akan dibagikan kembali sebanyak 2600 unit merupakan bantuan hibah dari Kementrian ESDM.

Sementara dibidang air bersih cakupan pelayanan meningkat dari 16 persen tahun 2017 menjadi 37 persen tahun 2018.

Untuk sektor kesehatan, jelas bupati terjadi peningkatan kesehatan usia harapan hidup tahun 2018 mencapai umur 68 tahun dari sebelumnya hanya 67 tahun, dengan IPM meningkat dari 67,79 menjadi 68,48. Persentase penyandang masalah kesehatan, sosial yang terlayani pemerintah melalui program pemberdayaan sosial meningkat dari 51persen tahun 2017 menjadi 72 persen pada tahun 2018.

Kemudian untuk layanan dokumen kependudukan jumlah meningkat dari 76 persen tahun 2017 menjadi 81 persen tahun 2018.

Sektor pendidikan juga terdapat peningkatan kualitas dari segi sarana dan prasarana pendidikan siswa maupun tenaga pendidik, untuk jenjang pendidikan usia dini telah didirikan TK Negeri Pembina di seluruh Kecamatan.

Untuk SD, SMP kata bupati juga telah dibangun sarana dan prasarana yang menunjang kelancaran proses belajar mengajar, yaitu pada tahun 2019 semua SMP diseluruh Kecamatan se Kotabaru telah melaksanakn ujian nasional berbasis komputer (UNBK), hal ini merupakan peningkatan yang luar biasa yang pada 2018 hanya 14 SMP di 4 Kecamatan yang menggunakan.

“Atas dukungan semua pihak, Kotabaru mendapat beberapa penghargaan di tingkat pusat, provinsi dan lembaga lain. Diantaranya opini wajar tanpa pengecualian (WTP ) dari BPK perwakilan Kalsel atas laporan keungan tahun 2018 dan merupakan penghargaan ke empat kalinya secara berturut yang menjadi kado ultah juga,” sebut bupati.

Adapun penghargaan pengembangan transportasi antara pulau yaitu dari LKBN Antara tahun 2019 dan penghargaan dari Ombudsman dalam kepatuhan pelayanan publik. Kemudian Desa Stagen telah berhasil meraih penghargaan sebagai Desa terbaik se Indonesia berdasarkan indikator Desa membangun tahun 2018 dari Kementrian Desa.

Bupati juga tak lupa meminta dukungan Gubernur terkait pembangunan infrastruktur jalan, jembatan penghubung Pulau Laut, dan perluasan Bandara Gusti Sjamsir Alam. (metro7/syn).