oleh

Dilantik, Anggota BPD Kotabaru Diminta Langsung Kerja

-Kotabaru-363 views

KOTABARU – Sebanyak 24 orang anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) terpilih periode 2019-2025 se- Kecamatan Kelumpang Hilir dilantik Bupati H Sayed Jafar di Lapangan Desa Tarjun, Rabu (9/10).

H Sayed Jafar mengatakan anggota BPD merupakan salah satu pilar kokohnya penyelenggaraan otonomi daerah.

Fungsi politik anggota BPD sebagai kanal aspirasi dan pengawasan terhadap perdes sangatlah penting dalam menentukan kemajuan suatu desa.

Bupati berharap kepada setiap anggota BPD agar senantiasa dapat meningkatkan kapasitas sumber daya manusia dan inovasinya untuk menghindari persoalan hubungan yang tidak harmonis antara BPD dan pemerintah desa, yang acap kali terjadi akibat kesenjangan pemahaman atas pengetahuan regulasi yang ada.

“Saya berharap kepada anggota BPD untuk segera menyesuaikan diri dan langsung bekerja agar paham betul dengan situasi, kondisi, potensi, problematika, serta aspirasi yang ada di masyarakat. Selalu kedepankan budaya jujur, gotong royong, kebersamaan, dan terbuka didalam bekerja dan melayani masyarakat,” ucap Sayed

Sayed berujar kekuatan BPD itu terletak pada kemampuan mengawasi dan meminta keterangan terhadap penyelenggaraan pemerintahan desa, dimana dalam hal ini BPD memiliki hak bertanya dan konfirmasi mengenai pembangunan desa terkait apa saja program yang sudah berjalan dan yang tidak dijalankan.

BPD sambungnya harus benar-benar bisa menjadi partner kepala desa dalam membangun desanya. BPD harus bisa menjadi pilar utama dan jembatan koordinasi kerja pemerintah desa dan masyarakat.

“Selamat kepada saudara-saudara anggota BPD periode 2019-2025. Semoga momentum ini akan menambah semangat baru dalam upaya kita membangun Kabupaten Kotabaru,” ucapnya

Usai melantik, Sayed juga menyerahkan bantuan lampu tenaga surya, kartu asuransi dan kartu pelaku usaha bidang kelautan dan perikanan. Kemudian meresmikan gedung serba guna Baanjung Desa Tarjun yang akan digunakan sebagai panggung kesenian, gedung olahraga dan perpustakaan yang dibangun menggunakan dana desa tahun anggaran 2018 dan 2019.(metro7/syn/rel).