Desa Membangun Negeri

Home / Covid-19 / Malaka / Nusa Tenggara Timur (NTT)

Sabtu, 1 Agustus 2020 - 20:08 WIB

Dinkes Mabar Ingatkan RS Siloam Patuhi Tarif Rapid Test Pemerintah

Reporter : Robert Perkasa - Kab. Manggarai Barat – NTT - Dibaca : 33 kali

Foto : Kadis Kesehatan Mabar NTT, Paulus Mami (tengah). (Robert/Metro7)

Foto : Kadis Kesehatan Mabar NTT, Paulus Mami (tengah). (Robert/Metro7)

 

MANGGARAI BARAT, metro7.co.id – Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat (Mabar), Nusa Tenggara Timur melalui Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mabar, Paulus Mami, mengingatkan manajemen Rumah Sakit Siloam Labuan Bajo agar mematuhi tarif biaya rapid test di Rumah Sakit swasta itu sesuai Surat Edaran Nomor : 449/475/VII/2020 tanggal 20 Juli 2020 perihal Instruksi Penetapan harga rapid test antibodi.

Melalui surat tersebut, Dinas Kesehatan Mabat menetapkan harga rapid test antibodi sebesar Rp 150.000. Besaran harga rapid test ini berlaku untuk masyarakat yang melakukan pemeriksaan rapid test anti bodi atas permintaan sendiri.

“Kami ingatkan mereka agar mematuhi edaran itu. Harapan kita mereka harus ikuti. Harus ada perubahan. Dia (RS Siloam) instansi otonomi tapi harus mengikuti standar yang ditetapkan pemerintah,” kata Pahlus Mami.

Dikonfirmasi terpisah, Sabtu (1/8/2020), Manajemen RS Siloam Labuan Bajo melalui Ina, salah seorang Kabid yang menangani rapid test merinci harga rapid test di RS Siloam Labuan Bajo ada dua kategori, rapid test paket dengan biaya tarif Rp 350.000 dan rapid test non paket seharga Rp 150.000.

Baca Juga :
KPUD Nias Perkuat SDM PPK terkait Penyusunan Daftar Pemilih Terakhir

“Harga rapid test di Siloam Labuan Bajo ada dua kategori. Pertama, Rp 350.000 dalam bentuk paket (rapid test + konsul dokter +vitamin (hasil hari yang sama). Kedua, Rp 150.000 hanya rapid test saja (hasil hari H+1),” jelas Ina.

Sebelumnya, Dinas Kesehatan Mabar menetapkan harga rapid test antibodi sebesar Rp 150.000. Besaran harga rapid test tersebut berlaku untuk masyarakat yang melakukan pemeriksaan rapid test anti bodi atas permintaan sendiri.

Penetapan harga rapid test diumumkan melalui Surat Edaran Nomor : 449/475/VII/2020 tanggal 20 Juli 2020 perihal Instruksi Penetapan harga rapid test antibodi yang ditandatangani Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Manggarai Barat, Paulus Mami.

Baca Juga :
Pindah Tugas, Dandim Tobelo Pamitan dengan Wartawan

Penetapan harga rapid test antibodi yang dibuat Pemkab Mabar berdasarkan dua Surat Edaran Menkes RI.

Pertama, Surat Edaran Nomor : HK.02.02/I/2875/2020 tentang batasan tarif tertinggi pemeriksaan rapid test antibodi.

Kedua, Surat Edaran Nomor HK.02.01/Menkes/382/2020 tentang protokol pengawasan pelaku perjalanan dalam negeri di bandara dan pelabuhan dalam rangka penerapan kehidupan masyarakat produktif, aman terhadap covid-19.

“Berdasarkan dua Surat Edaran tersebut maka kami tegaskan : pertama, batasan tarif tertinggi untuk pemeriksaan rapid test anti bodi adalah Rp 150.000. Kedua, besaran tarif tertinggi tersebut berlaku untuk masyarakat yang melakukan pemeriksaan rapid test antibodi atas permintaan sendiri,” tegas Paulus Mami. ***

Share :