oleh

Ditresnarkoba Polda Kalsel Gagalkan Peredaran 22,7 Kg Sabu Jaringan Internasional

BANJARMASIN – Dari pengembangan kasus sebelumnya, Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Kalimantan Selatan (Kalsel) sukses membekuk Jaringan Internasional (Malaysia – Kaltara – Kalsel) dengan barang bukti 22.705 gram sabu dan 13 butir (4,55 gram) XTC.

Kapolda Kalsel Irjen Pol Yazid Fanani, melalui Direktur Resnarkoba Polda Kalsel Kombes Pol Iwan Eka Putra mengatakan pengungkapan 22,7 kg sabu dan 13 butir XTC ini merupakan pengembangan kasus dari Operasi Antik Intan 2020 Jaringan LP Teluk Dalam Banjarmasin.

Barang bukti Narkoba ini diamankan dari pengembangan kasus oleh Subdit 3 Ditresnarkoba Polda Kalsel yang mengungkap 2 kasus Narkoba Jaringan Internasional dengan 3 orang tersangka. Ketiga tersangka tersebut yakni A alias Aman (23), P alias Yudi (26), dan S.S. alias Subur (25).

“Para tersangka ini ditangkap dilokasi Jalan Mahligai Komplek Griya Mandiri, Keluarahan Kertak Hanyar II Kecamatan Kertak Hanyar Kabupaten Banjar pada hari Jumat 6 Maret 2020,” tuturnya saat acara pemusnahan barang bukti narkoba jenis sabu dan XTC, Rabu (11/3/2020) pukul 09.00 wita.

Kegiatan pemusnahan barang bukti narkoba dipimpin Gubernur Kalsel H Sahbirin Noor dan Kapolda Kalsel Irjen Pol Yazid Fanani serta dihadiri Wakapolda Kalsel Brigjen Pol H Aneka Pristafuddin, Direktur Resnarkoba Polda Kalsel Kombes Pol Iwan Eka Putra, beserta Pejabat Utama Polda Kalsel, Ketua DPRD Kalsel, Kajati Kalsel, Danlanal Banjarmasin, Danlanud Syamsuddin Noor, dan Kepala Bea Cukai Kalbagsel.

“Mari kita bersama-sama membulatkan tekad semua untuk membumihanguskan yang namanya Narkoba dengan terus memburu yang namanya penyalahgunaan Narkoba hingga ke akar-akarnya,” tegas Paman Birin. (metro7/nrl)