Desa Membangun Negeri
Sabtu, 26 Sep 2020 10:55 WIB

DPRD Barsel Minta Pemkab Tinjau Ulang Penjaringan Perangkat Desa Bundar

Reporter :  Angkala Tanguh - Kab. Barito Selatan, Kalimantan Tengah
Editor :  M Ali Nafiah Noor

BUNTOK, metro7.co.id – Penjaringan Perangkat Desa Bundar, Dusun Utara, Barito Selatan (Barsel), dinilai bermasalah. Masyarakat setempat pun mengadukan hal itu ke dewan.

Melalui rapat dengar pendapat, masalah itu dibahas DPRD Barsel dengan masyarakat Desa Bundar pada Jumat (25/09/2020).

Tokoh masyarakat Desa Bundar, Tarino H Sungkir, mengungkapkan, pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan panitia, kepala desa, BPD, dan camat. Tetapi, dia mengaku pihaknya tidak mendapat penjelasan yang memuaskan terkait dengan tata cara pencalonan, penjaringan, pemilihan, dan pengangkatan perangkat desa yang tertuang dalam Peraturan Daerah Barito Selatan No.11 tahun 2017.

Tidak hanya itu, masyarakat Desa Bundar bahkan sudah datang ke Dinas DSPMD Barito Selatan. Hal yang sama ditemui, tak ada kejelasan. “Kepala Dinas DSPMD, menyatakan akan siap memfasilitasi dan menyelesaikan terkait permasalahan tersebut. Tetapi sampai saat ini tidak ada realisasinya. Oleh karena itu kami sampai melayangkan surat pengaduan ini ke pihak DPRD Barito Selatan,” ungkap Tarino.

Ketua DPRD Barsel, HM Farid Yusran menilai ada kekeliruan penafsiran aturan oleh panitia penjaringan Perangkat Desa Bundar tersebut. Padahal menurutnya, Perda nomor 11 tahun 2017 sangat jelas menerangkan dalam pasal 22 ayat 2 dan 4 bahwa perangkat desa yang masa periodesasinya telah habis bisa diangkat kembali asalkan memenuhi persyaratan umum.

Halaman: 1 2

CLOSE