oleh

DPRD Janji Koordinasikan ke Provinsi Terkait Protes Warga Santuun yang Tanam Pohon di Jalan Rusak

TANJUNG – Kondisi jalan jembatan Desa Santuun Kecamatan Muara Uya sudah sangat memprihatinkan, jalan berlobang becek dan jembatan ulin yang sangat membahayan karena sudah lapok dimakan usia menjadi pemandangan miris sehari-hari warga. Gerakan protes warga desa atas kondisi insfrastruktur jalan jembatan desa dengan menanam pohon pisang di tengah jalan ber air, ini merupakan bentuk protes atas ketidak perhatian pemerintah pada usulan warga di Desa Santuun yang lebih sembilan tahun meminta perbaikan. Mendapat informasi keluhan warga komisi III DPRD Tabalong didampingi Dinas PUPR dan aparat kecamatan Muara Uya langsung mendatngi lokasi. Rabu (7/4).
BACA JUGA :   Pemda Minati Temuan FPP UMM
Setibanya di lokasi anggota DPRD disuguhi pemandangan jalan rusak arah ditambah becek ber air dan ulin yang mulai lapuk pada jembatan Desa Santuun dengan umur jembatan sudah sangat sepuh. Kepala Desa Santuun, Irham Hajati mengatakan pihaknya mohon bantuan anggota DPRD agar jalan mereka diberi perhatian. “Kami sudah lelah berupaya, bahkan sampai aparat desa urunan membeli batu menutup lobang dari uang gajih kami yang tak seberapa, hanya demi memberi kenyamanan warga melintas,” katanya.