Home / Tanjung (Tabalong)

Rabu, 17 Juni 2020 - 14:29 WIB

DPRD Tabalong Janji Tuntaskan Permasalahan TPA Mungkur

Reporter : Koran Metro7 - Dibaca : 6 kali

TANJUNG – Komisi Tiga DPRD Tabalong mendatangi TPA Mungkur Karangan Putih Kecamatan Kelua terkait tidak lanjut adanya laporan warga terhadap permasalahan sampah di wilayah selatan yang sampai saat ini belum selesai, Senin kemaren.

Seperti informasi didapat, warga mempermasalahkan keberadaan TPA Mungkur yang menimbullkan bau tidak sedap serta pencemaran lain dianggap mengganggu kenyamanan hingga menimbulkan permasalahan yang jarus segera diselesaikan.

Anggota DPRD Komisi Tiga langsung mendatangi lokasi dan melihat langsung ke TPA serta berdiskusi dengan warga juga petugas dari Dinas Lingkungan Hidup untuk mencari solusi permasalahan sampah di wilayah selatan.

Keberatan warga menyebut pengelolaan TPA Mungkur masih belum maksimal karna sampah dikelola dengan tidak profesional serta lokasi yang tidak di pagar hingga sampah berserakan kemana – mana dan menimbulkan bau. Serta ada juga informasi di kalangan warga kalau sampah di TPA juga menyebar akibat adanya binatang binatang yang memakan buangan sampah.

Baca Juga :  Masih Ada Pengunjung Pasar Belum Laksanakan Sosial Distancing

Arin warga Kecamatan Kelua mengatakan pihaknya hanya ingin pengelolaan sampah TPA agar dikelola dengan baik.

“Kalau pengelolaannya baik siapa yang akan protes. Kami hanya ingin TPA disini di kelola dengan baik sebab warga keberatan bukan masalah keberadaan TPA tapi dampak dari sampah yang menimbulkan bau,” katanya.

Sementara Pihak Dinas Lingkungan Hidup mengakui sudah berusaha meminimalisir dampak dari sampah TPA Mungkur dengan menimbun sampah dengan urukan tanah hingga tidak menimbulkan bau.

Juga open damping dan penutupn dilakukan setahun dua kali termasuk menambah pelebaran luasan TPA agar luasan areal bisa menampung kiriman sampah dari beberapa wilayah di selatan.

Baca Juga :  TNI-Polri-Pemda Tabalong Dirikan Dapur Umum di Tengah Pandemi Covid-19

Anggota Komisi Tiga Hj Farida Marlan mengatakan sebenarnya tidak ada warga yang menolak atau tidak suka dengan keberadaan TPA Mungkur. Tapi sebutnya kalau saja TPA dikelola dengan baik sesui harapan warga maka tidak akan ada yang protes.

“Warga protes karena TPA tidak di pagar termasuk tidak ada alat untuk merapikan sampah. Ini harus ada penangnan serius,” tegasnya.

Ditambahkan oleh Ketua Komisi Tiga H Supoyo bahwa DPRD akan mendukung secara penuh pembangunan TPA Mungkur pada proses yang lebih baik agar dapat menampung sampah di selatan.

“Kami akan memback up kebutuhan dana pembangunannya kedepan hingga di harapkan minimal TPA Mungkur sama seperti TPA Bongkang yang sudah sangat modern,” janjinya. ***

Reporter : Riza Fahmi / Tabalong – Kalimantan Selatan.

Share :