Desa Membangun Negeri

Dua Pelaku Pembunuh Jhonius Gea Terancam Hukuman Mati

Reporter : Harianus Gea - Kab.Nias Sumatera Utara - Dibaca : 633 kali

 

NIAS, metro7.co.id – Dua orang bersaudara tersangka pelaku pembunuhan OG (35) dan BG (33) dari Desa Biouti Timur Kecamatan Idano Gawo Kabupaten Nias akhirnya menyerahkan diri ke Polres Nias.

Hal itu disampaikan Kapolres Nias AKBP Deni Kurniawan S.IK dalam konferensi pers, Selasa kemaren.

Kapolres Nias menjelaskan bahwa berdasarkan Laporan Polisi Nomor: LP.A/03/VII/2020/Reskrim, Tanggal 09 Juli 2020 pelapor Aiptu Sahat L Ginting tindak pidana dengan di rencanakan terlebih dahulu secara bersama-sama melakukan penganiayaan yang menyebabkan matinya orang atau pembunuhan.

Selanjutnya Kapolres Nias menuturkan bahwa kejadian tersebut berlangsung pada hari Rabu tengah malam, saat kedua pelaku berkunjung ke rumah warga Yobedi Gea, untuk mengikuti malam gembira dalam menyambut acara pesta di Dusun II Desa Bio’uti Timur Kecamatan Idano Gawo Kabupaten Nias, Kamis (09/07/2020) lalu.

Pelaku bersama rekannya turut hadir meramaikan acara malam gembira tersebut sambil minum tuak suling dan menikmati alunan lagu atau house musik yang sedang di putar, saat itu sekitar pukul 00:30 Wib, kedua korban datang menggunakan sepeda motor di lokasi kejadian, kemudian korban Filemon Gea mengatakan bahwa kegiatan malam itu luar biasa, ternyata ucapan itu membuat tersangka OG merasa tersinggung.

Tersangka OG langsung berdiri dan mengambil pisau yang sudah terselip di pinggangnya langsung menusukkan di bagian dada sebelah kanan Filemon Gea hingga dua kali, korban tersebut saat ini masih di rawat RSUD Gunungsitoli.

Selanjutnya OG lari kedalam rumah, namun di kejar korban Jhonius Gea namun nasib menjemputnya.

“Korban Jhonius Gea justru di tikam di bagian dada lalu tersangka BG datang turut membantu menikam Jhonius Gea di bagian punggung berkali-kali hingga korban jatuh bersimbah darah dan meninggal dunia,” katanya.

Lebih lanjut Kapolres Nias menjelaskan pelaku OG di duga memiliki rasa dendam kepada korban di mana pada tahun 2016 silam OG meminta Jhonius Gea menebang pohon miliknya yang tumbuh miring kearah rumah orang tua OG, namun korban menolak, kumudian OG menduga Jhonius Gea mengguna-gunai orang tuanya hingga meninggal dunia.

“Para tersangka di jerat pembunuhan berencana, Pasal 340 Subs 338 dan 170 Subs 351 Ayat 3, 2 kutip Pidana dengan ancaman hukuman mati, pidana seumur hidup atau kurungan maksimal 20 tahun penjara,” ujar Kapolres Nias. ***

Share :