Home / Kriminalitas dan Hukum / Nias / Sumatera Utara

Senin, 8 Juni 2020 - 19:41 WIB

Dugaan Korupsi APBDS 2019, Warga Desa Lolowua Sebagai Pelapor Penuhi Panggilan Inspektorat

Reporter : Koran Metro7 - Dibaca : 29 kali

NIAS – Selain Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Desa Lolowua Kecamatan Hiliserangkai memenuhi panggilan pada Jumat 5 Mei 2020 tadi. Hari ini beberapa warga Desa Lolowua atau pelapor datang memenuhi panggilannya di Kantor Inspektorat Kabupaten Nias dijalan Karet No. 36 Gunungsitoli, Senin (08/06/20).

Beberapa Warga Desa Lolowua sebagai pelapor memenuhi panggilan pengambilan keterangan di Inspektorat Daerah Kabupaten Nias sesuai surat panggilan nomor 700/1081/ITDA/2020 tertanggal 03 Juni 2020 dengan isi surat menindaklanjuti surat Bupati Nias nomor 410/0684/DPMD/2020 tanggal 15 April perihal Audit terhadap APBDesa Lolowua Kecamatan Hiliserangkai TA. 2019 yang ditandatangani oleh Plt. Inspektorat Daerah Kabupaten Nias Andhika P Laoly.

Salah seorang warga, Arnius Mendrofa (pelapor) mengatakan bahwa kedatangan pihaknya di Kantor Inspektorat yaitu memberikan keterangan terkait laporan masyarakat Desa Lolowua tentang pelaksanaan fisik dana desa tahun 2019 yaitu pada pembuatan jamban MCK di SMP Negeri 4 Hiliserangkai, pemeliharaan mata air bersih di Dusun 2 dan lainnya.

“Hampir semua item pekerjaan sudah kami sampaikan kepada Inspektorat, seperti tembok penahan yang diduga di kerjakan hanya asal-asalan dan pekerjaan lainnya yang terindikasi adanya kecurangan pembagian HOK dalam pelaksanaan fisik, ” ujarnya Arnius.

Mewakili beberapa masyarakat pelapor, Arnius Mendrofa berharap pihak Inspektorat menindaklanjuti laporan yang sudah disampaikan masyarakat sesuai dengan keadaan dilapangan terkait Dana Desa 2019.

Pihaknya juga memohon kepada pemerintah untuk adanya perhatian khusus di Desa Lolowua, dimana Kepala Desa sudah 2 Tahun yang lalu atau 2 kali membuat surat pernyataan dihadapan BPD.

“Sehingga kami masyarakat sangat antusias partisipasi turun tangan bapak Bupati Nias untuk menyelesaikan permasalahan ini,” harap Arnius.

Pada pengambilan keterangan masyarakat oleh Dinas Inspektorat Kabupaten Nias, Arnius menyampaikan terimakasih karena merasa cukup nyaman dalam pelayanan, bersahabat dan tidak ada tekanan juga dari pertanyaan cukup jelas.

Ditempat yang sama Yasearo Lase kepada awak Media menjelaskan bahwa merasa dirugikan pada pekerjaan di pembangunan Fisik Dana Desa 2019, karena hanya sebagian masyarakat lolowua yang bekerja tetapi yang diterima pekerja Desa lain.

Pada saat dikonfirmasi Fowuazisokhi Zega sebagai Tim Pengendali Teknis diruang kantor Inspektorat Kabupaten Nias mengatakan bahwa pihaknya sedang memproses dan mengambil keterangan pelapor maupun terlapor.

“Kita melakukan pemeriksaan dan analisa serta membuat laporan untuk disampaikan kepada  Bupati Nias,”
ucap salah satu tim Audit/pengambilan keterangan pelapor.

Pantau awak Media dalam pengambilan keterangan beberapa warga Desa Lolowua oleh Dinas Inspektorat Kabupaten Nias dimulai sekira pukul, 10.00 Wib pagi hingga sampai pukul 15 : 45 Wib sore dan dihadiri Kepala Sekolah SMP Negeri 4 Hiliserangkai dan  9 orang Warga Desa Lolowua sebagai pelapor. (metro7)

Reporter : Yalisokhi Laoli / Nias – Sumut.

Share :