oleh

Dukungan CSR PT SIS, Kelompok Tani Sinar Alam Mulai Kembangkan Usaha Budi Daya Ikan

TANJUNG – Kelompok Tani Sinar Alam Lestari Desa Barimbun RT.001 Kecamatan Tanta Kabupaten Tabalong saat ini mulai melakuni usaha budi daya ikan lokal jenis papuyu menggunakan sistem teknologi bioflok.

Ketua Kelompok Tani Sinar Alam Lestari Desa Barimbun, Fahrul Rozi saat ditemui awak media ini Rabu tadi mengatakan melalui dukungan dana program Corporate Sosial Responsibility (CSR) PT Saftaindra Sejati (PT SIS) Tahun Anggaran 2019, Kelompok Tani Sinar Alam Lestari Desa Barimbun RT.001 memulai kegiatan usaha budi daya ikan papuyu menggunakan teknologi bioflok.

Ia menjelaskan pihaknya melalui realisasi dukungan dana program CSR PT SIS sebesar Rp15 juta sepakat bersama anggota kelompok menjalankan usaha budi daya ikan papuyu menggunakan sistem teknologi bioflok.

Menurutnya ia ingin mencoba mengembangkan usaha ini dengan tujuan untuk meningkatkan perekonomian dan nilai tambah dimasyarakat khususnya bagi Kelompok Tani Sinar Alam Lestari.

Dari dana bantuan program CSR PT SIS sebesar Rp15 juta ini diperuntukan membeli beberapa buah kolam terpal, 6.000 bibit ikan papuyu dan keperluan pakan dan obat-obatan.

Fahrul Rozi menyatakan, ia termotivasi untuk mencoba mengembangkan usaha budi daya ikan papuyu lantaran melihat potensi pangsa pasar ikan papuyu sangat menjanjikan, disamping peluang usaha budi daya ikan ini diyakininya bisa berhasil dengan bekal ilmu pengetahuan yang ia miliki.

“Saya Serjana lulusan Pertanian jurusan Managemen Agribisnis Universitas Mercu Buana Jakarta bercita-cita ingin mengembangkan pembangunan dibidang pertanian, perikanan, dan perkebunan pedesaan,” katanya.

Melalui Kelompok Tani dengan tujuan meningkatkan perekonomian dan nilai tambah bagi masyarakat di desa, saat ini yang pertama membentuk Kelompok Tani Sinar Alam Lestari bidang perikanan.

“Usaha budi daya ikan papuyu ini akan dijadikan sebagai pilot project yang kedepannya, saya akan mengembangkan lagi usaha bidang pertanian menggunakan sistem hidropoic,” terang Fahrul. (metro7/via).