Home / Covid-19 / Info Ibu Kota

Minggu, 28 Juni 2020 - 08:19 WIB

Gugus Tugas Covid-19 Ubah Aturan Pelonggaran Perjalanan Luar Kota di Dalam Negeri

Reporter : S Ramdani - Jakarta Pusat - Dibaca : 936 kali

 

JAKARTA, metro7.co.id – Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 mengeluarkan aturan pelonggaran untuk masyarakat yang hendak melakukan perjalanan ke luar kota di dalam negeri. Aturan tersebut tertuang dalam Surat Edaran No 9 Tahun 2020 tentang Perubahan atas Surat Edaran Nomor 7 Tahun 2020 tentang Kriteria dan Persyaratan Perjalanan Orang dalam Masa Adaptasi Kebiasaan Baru menuju masyarakat produktif dan Aman Corona Virus Disease 2019.

Berdasarkan Surat Edaran tersebut menyebutkan bahwa masa berlaku surat keterangan uji tes PCR hasil negatif atau rapid test nonreaktif kini berlaku selama 14 hari pada saat keberangkatan.

Berikut poin F Surat Edaran No 9:

F. Kriteria dan Persyaratan

Kriteria dan persyaratan pada Surat Edaran Nomor 7 Tahun 2020 tentang Kriteria dan Persyaratan Perjalanan Orang dalam Masa Adaptasi Kebiasaan Baru Menuju Masyarakat Produktif dan Aman Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) diubah sehingga berbunyi:

Baca Juga :  Sembuh dari Covid-19, Pemuda Tabalong Ini Ajak Masyarakat Patuhi Imbauan Pemerintah

1. Setiap individu yang melaksanakan perjalanan orang wajib menerapkan dan mematuhi protokol kesehatan yaitu memakai masker, jaga jarak dan cuci tangan sebagai kriteria perjalanan orang.

2. Persyaratan perjalanan orang dalam negeri:
a. Setiap individu yang melaksanakan perjalanan orang dengan kendaraan pribadi bertanggung jawab atas kesehatan masing-masing serta tunduk dan patuh pada syarat dan ketentuan yang berlaku;

b. Setiap individu yang melakukan perjalanan orang dengan transportasi umum darat, perkeretaapian, laut dan udara harus memenuhi persyaratan:
1. Menunjukkan identitas diri (KTP atau tanda pengenal lainnya yang sah)
2. Menunjukkan surat keterangan uji tes PCR dengan hasil negatif, atau surat uji rapid test dengan hasil non reaktif, yang berlaku 14 hari kerja pada saat keberangkatan.
3. Menunjukkan surat keterangan bebas gejala seperti influensa (influenza-like illness) yang dikeluarkan oleh dokter rumah sakit/ puskesmas bagi daerah yang tidak memiliki fasilitas tes PCR dan atau rapid test.

Baca Juga :  Sambil Bagikan KKS, Bupati Sayed Ingatkan Warga Waspada dan Aktif Cek Pendatang

c. Persyaratan perjalanan orang dalam negeri dikecualikan untuk orang komuter dan perjalanan orang dalam wilayah/kawasan aglomerasi.

Surat Edaran tersebut ditandatangani oleh Ketua Pelaksana Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Doni Monardo pada Jumat, 26 Juni 2020.

Dalam aturan sebelumnya yakni Surat Edaran Nomor 7 Tahun 2020 menyebutkan masa berlaku hasil tes virus corona baik rapid test maupun tes PCR selama 7 hari. ***

Share :